Suara.com - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri menjadwalkan pemeriksaan terhadap bekas Ketua DPR Setya Novanto pekan depan. Novanto akan diperiksa sebagai saksi pelapor dalam kasus pencemaran nama baik dengan terlapor Menteri Energi Sumber Data Mineral Sudirman Said dan Presiden Direktur PT. Freeport Indonesia Maroef Sjamsoedin.
"Berdasarkan hasil pembicaraan dengan pimpinan Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri tadi disepakati minggu depan (Setnov) diperiksa setelah Pak Direktur (Brigjen Carlo Tewu) sertijab dengan pejabat yang baru," kata pengacara Novanto, Firman Wijaya, di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Jumat (8/1/2016).
Namun, Firman belum dapat kepastian tanggal pemeriksaan terhadap kliennya.
Dia berharap kasus ini bisa segera ditindaklanjuti. Ia mengaku telah menyerahkan bukti-bukti kepada penyidik.
"Kami serius dengan laporan ini, bukti-bukti berupa dokumen sudah diserahkan. Berita-berita yang beredar serta statement-statement bohong (Sudirman Said dan Maroef Sjamsoedin) sudah diserahkan," katanya.
Diberitakan sebelumnya, laporan Novanto tercatat dalam laporan polisi bernomor LP/1385/XII/2015/Bareskrim. Novanto melaporkan Sudirman dan Maroef atas dugaan fitnah dan pencemaran nama baik serta melanggar undang-undang Informasi Teknologi Elektronik.
Kasus ini merupakan buntut laporan Sudirman ke Mahkamah Kehormatan Dewan DPR dalam kasus "papa minta saham."
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
Terkini
-
Namanya Dicatut dalam Isu Sensitif, Menteri HAM Pigai Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum
-
Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Kuliti Peran Gus Yaqut dan Gus Alex
-
Ketua Satgas Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra melalui Sinergi Antar Daerah
-
WN Irak Bunuh Cucu Mpok Nori di Cipayung, Terancam Penjara Seumur Hidup
-
Jeritan Pengelola Terminal Kalideres: Kalah Telak dari Terminal Bayangan, Rugi Hingga Miliaran!
-
Diperiksa 3 Jam, Eks Menag Gus Yaqut Ogah Beberkan Materi Pemeriksaan: Saya Capek
-
Polisi Ringkus Direktur dan Manajer Operasional White Rabbit Usai Terlibat Peredaran Ekstasi
-
Rekaman3Menit Terakhir Ungkap Penyebab Tragis Kecelakaan Pesawat Air Canada di New York
-
Anggota Polresta Yogyakarta Meninggal Dunia saat Bertugas Lebaran, Diduga Akibat Kelelahan
-
Targetkan 675 Ribu Pengunjung, Kawasan Malioboro Masih Dipadati Ribuan Wisatawan pada H+4 Lebaran