Suara.com - Jumlah pengikut Partai Persatuan Indonesia di media sosial kalah dengan jumlah pengikut Partai Gerindra. Tapi, sebagai partai pendatang baru, partai yang didirikan pengusaha Hary Tanoesoedibjo ini tergolong populer di dunia maya. Salah satu konten di Youtube yang banyak diakses orang adalah lagu mars Perindo.
"Perindo juga mengesankan secara performa di Youtube, video mars Perindo menempati average tertinggi, sekitar 520,8 persen, artinya video ini ditonton oleh orang yang sama lebih dari lima kali," kata Director Institute for Transaformation Studies Andi Saiful Haq di Jakarta Pusat, Jumat (29/1/2019).
Berikut adalah lirik mars Perindo:
Bergerak bersatu berjuang
Tunaikan janji anak negeri
menggenggam semangat baja, bangun negeri
Singkirkan benih keraguan
Bersatu rebut masa depan
membela janji persada, Indonesia
Persatuan Indonesia, tanah air bangsa jiwa Pancasila
Adil makmur sejahtera, rakyat merdeka
Bersatulah, berdaulat memimpin bangsa
Menurut hasil survei Institute for Transaformation Studies, tingkat kunjungan orang ke website milik Partai Perindo menduduki peringkat kedua setelah Partai Keadilan Sejahtera. Perindo mengalahkan tingkat kunjungan ke situs Partai Solidaritas Indonesia.
"PKS memiliki keunikan dengan kemampuan menggerakkan struktur organiknya untuk aktif terlibat dalam strategi website. Namun, meski banyak postingan, sambutan dari pengguna medsos kurang baik karena tidak terlalu suka akan isi postingan tersebut," kata Andi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin
-
Pengguna LRT Meningkat 26 Persen, Masyarakat Pindah dari Kendaraan Pribadi ke Transportasi Umum?