Suara.com - Mortir dan roket yang ditembakkan di kota-kota dan desa-desa Arab Saudi telah menewaskan 375 warga sipil, termasuk 63 anak-anak, sejak awal kampanye militer yang dipimpin oleh Arab Saudi sejak Maret.
Brigadir Jenderal Ahmed Asseri, juru bicara koalisi Arab pada Senin (1/2/2016) mengatakan kepada Reuters bahwa Houthi milisi dan tentara pasukan yang setia kepada mantan presiden Ali Abdullah Saleh telah menembakkan lebih dari 40.000 proyektil di perbatasan sejak perang dimulai.
"Sekarang aturan kami adalah: Anda dekat dengan perbatasan, Anda dibunuh," katanya.
Hingga kini pertempuran sengit terus terjadi. Hampir 130 mortir dan 15 rudal ditembakkan oleh Houthi dan pasukan Saleh di perbatasan Saudi, Senin (1/2/2016). Informasi ini diungkapkan Asseri dalam sebuah wawancara di Riyadh.
Pemerintah Arab Saudi telah mengkritik tajam atas tewasnya korban sipil dalam serangan udara koalisi dan pada hari Minggu (31/1/2016). Arab Saudi kini mengumumkan meningkatkan mekanisme penargetan dan akan membentuk komite untuk menyelidiki jatuhnya korban dari target non-militer.
Sampai ini, sekitar 6.000 orang, dimana setengah dari mereka adalah warga sipil, telah tewas dalam serangan udara pertempuran dan koalisi di Yaman sejak perang dimulai. Menurut PBB, warga sipil tewas di Arab Saudi termasuk baik Saudi dan ekspatriat.
Pemerintah Arab Saudi berusaha menghentikan Houthi, yang bersekutu dengan musuh utama Arab Saudi, yakni Iran. Houthi sempat mendapatkan kontrol penuh atas Yaman setelah mereka merebut ibukota pada 2014 dan membuat Presiden Abd-Rabbu Mansour Hadi lari ke pengasingan. (Reuters)
Berita Terkait
-
Sentil Prabowo Tentang Yaman, Habib Rizieq Singgung Jenderal Baliho
-
Habib Rizieq Tuding 'Jenderal Baliho' Pengaruhi Prabowo Soal Yaman, Dudung: Tidak Usah Didengerin!
-
Siap Lawan Sikap Rasis, Habib Rizieq Ingatkan Prabowo Yaman Bukan Musuh
-
Habib Rizieq Sorot Pernyataan Prabowo soal Yaman, Sebut Terpengaruh 'Jenderal Baliho'
-
Segini Ramalan Harga Emas Antam untuk Sepekan Depan
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM
-
Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?
-
Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban
-
Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Korupsi Dana Unsultra Rp12 Miliar
-
Detik-Detik Sopir Taksi Green SM Selamat dari Maut Sebelum KRL Ditabrak Argo Bromo
-
AS Langgar Gencatan Senjata, Militer Iran Panaskan Mesin Siap untuk Perang Lagi
-
Teka-teki Sisa Tiner di Balik Kebakaran Maut Rumah Anggota BPK Haerul Saleh
-
Perang AS-Israel vs Iran Guncang ASEAN, Presiden Filipina Desak Negara Asia Tenggara Bersatu
-
Argentina Darurat Wabah Hantavirus, Puluhan Orang Terjangkit
-
Rektor UI Tegaskan Kampus Tak Boleh Asal Jalankan Program Makan Bergizi Gratis