Suara.com - Penyidik Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri akan mendatangkan staff ahlinya Dita Aditia Ismawanti sebagai saksi dalam dugaan kasus penganiayaan yang dilakukan Anggota DPR komisi III RI Masinton Pasaribu.
"Untuk perkara yang dilaporkan Sabtu sore kemarin, Seninnya sudah dilakukan penelitian, dan ditangani di Ditipidum. Bareskrim sudah buat tim, kegiatan hari ini membuat dan mengantarkkan surat panggilan ke pelapor dan temannya pelapor," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri, Komisaris Besar Suharsono di Lapangan Bayangkara Mabes Polri, Selasa (2/2/2016).
Suharsono saat ditanyakan terkait pelapor temannya yang dimaksud pihak kepolisian, Suharsono tidak mau menjelaskan siapa teman pelapor yang akan diperiksa bersama dita.
"dipanggil rencana adalah Dita Ada dua, pekan ini Kamis dipanggil penyidik sebagai saksi yakni pelapor dan temannya," kata Suharsono.
Sebelumnya Dita melapor dugaan penganiayaan ke Bareskrim Mabes Polri yang didampingi oleh Wibi Andriano dari Badan Advokasi. Pada Sabtu, (30/1/2016) dengan nomor LP/ 106/1/2016 Bareskrim.
Berita Terkait
-
Dita Telat Lapor, Masyarakat Diminta Cermat Nilai Kasus Masinton
-
Ketua DPR Pantau Kasus Penganiayaan Staf Ahli oleh Masinton
-
MKD Belum Terima Laporan Dugaan Masinton Pukul Staf Cantik
-
Politisi PDIP: Ada Nuansa Politik di Balik Laporan Dita
-
Masinton Dilaporkan Pukul Staf Cantik, DPR Serahkan ke Polisi
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Yel-yel Regu Tulip di Jamnas 2026 Viral, Ghea Indrawari Nyanyikan Live!
-
Robot Humanoid Mulai Merambah Dealer Otomotif Indonesia
-
Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru, Rektor Unsoed Ahmad Sodiq Ditahan KPK
-
Inovasi Terbaru Kecantikan Wajah, Volulift 2.0 Resmi Diperkenalkan
-
Paradoks Jajanan SD versus MBG: Mengapa Proyek Besar Justru Rawan Keracunan?
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta