Suara.com - Indonesia akan menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Luar Biasa Organisasi Konferensi Islam (OKI) untuk menyikapi konflik di negara-negara Timur Tengah. Rencananya, KTT Luar Biasa OKI ini akan diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 6-7 Maret 2016.
Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi mengatakan, perencanaan teknis penyelenggaraan sudah dibahas dalam rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo dan menteri terkait.
"Rangkaian acaranya terdiri dari pertemuan senior officer meeting (SOM) kemudian dilanjutkan dengan pertemuan tingkat menteri luar negeri. Dua pertemuan tersebut akan diselenggarakan 6 Maret," kata Retno di Jakarta, Kamis (4/2/2016).
Kemudian hari kedua akan menjadi puncak dari pertemuan KTT yang diikuti negara-negara Islam, juga quartet yang terdiri dari Amerika Serikat, Rusia, Uni Eropa, dan PBB untuk menyikapi situasi politik yang terjadi di Timur Tengah. Pertemuan tingkat tinggi itu untuk menyikapi konflik di Palestina, di mana penduduk wilayah Al Quds tidak bisa memasuki kawasan Mesjid Al Aqsa.
"Oleh karena itu penting sekali KTT luar biasa ini kita lakukan. Dan atas permintaan Palestina serta Sekjen OKI maka Indonesia akan menjadi tuan rumah," terang dia.
Selain itu, negoisasi dalam konteks quartet sudah terhenti sejak Mei 2015. Indonesia menganggap isu politik dunia mengalami dinamisasi yang dikhawatirkan akan menyingkirkan isu Palestina.
Sekretaris Kabinet Pramono Anung menambahkan, KTT OKI ke-5 ini mengundang 56 kepala negara anggota OKI dan negara-negara peninjau seperti Uni Eropa, Amerika Serikat, Rusia dan organisasi PBB, jadi total ada 64 tamu undangan.
"Pelaksanannya menjadi tanggung jawab Menteri Sekretaris Negara, mulai tempat, vanue, kendaraan, kesehatan. Sedangkan acara tanggung jawab Menlu, Menag dan Kementerian terkait," kata dia.
Berita Terkait
-
Usai Agak Laen, Oki Rengga Siap Bikin Ketawa Lewat Film Macam Betool Aja
-
Jelang Duel Panas Persib vs Persija, Oki Rengga Titip Pesan Buat Bobotoh dan Jakmania
-
Dukung John Herdman Jadi Pelatih Timnas Indonesia, Oki Rengga Sindir Patrick Kluivert Tak Punya Ilmu
-
Oki Rengga: Pelatih Timnas Indonesia Wajib Tak Bisa Diintervensi, Gagal Jangan Cari Kambing Hitam
-
Berapa Penonton 'Agak Laen 2' Sekarang? Jegel cs Dapat Jam Mahal usai Capai Target
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Panduan Lengkap Daftar Akun SNPMB 2026 dan Jadwal Cetak Kartu SNBP 2026
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag