Suara.com - Sejumlah warga Kota Palembang, Sumatera Selatan yang tinggal di sekitar vihara mendapat berkah musiman saat Imlek tiba. Mereka membantu dan dapat uang dari jasa parkir kendaraan warga Tionghoa menjalankan ritual keagamaan mereka.
Sejumlah warga terutama pemuda di Jalan Papera Sei Baung, Palembang memanfaatkan keramaian kendaraan roda dua dan empat milik warga keturunan Tionghoa, Senin (8/2/2016) pagi. Warga Tionghoa itu melakukan ritual keagamaan di Vihara Dharma Kirti di sekitar tempat tinggal mereka.
Salah seorang warga yang tinggal di sekitar wihara di Palembang itu, Bambang mengaku biasa membantu menjaga parkir kendaraan setiap keramaian di vihara seperti pada Tahun Baru Imlek ini. Dia bersama teman-temannya.
"Pada momentum Imlek banyak kendaraan pengunjung wihara yang diparkir di sepanjang Jalan Papera, dan kondisi tersebut mendorong pemuda di daerah ini untuk membantu pengelola wihara mencegah terjadi kemacetan arus lalu-lintas dan memanfaatkan momentum tersebut untuk mendapatkan uang tambahan," ujarnya lagi.
Uang yang diperoleh sebagai juru parkir musiman itu, menurutnya, lumayan besar, masing-masing warga bisa mendapatkan minimal Rp100.000 perorang. Sedangkan untuk tarif parkir tidak ditentukan, mengingat warga mengatur parkir secara sukarela sehingga berapa pun yang diberikan diterima.
Ada pemilik kendaraan yang memberi uang parkir Rp2.000 dan ada juga yang memberi hingga Rp10.000, bahkan bisa lebih dari jumlah itu, katanya lagi.
Warga lainnya, Yayan mengatakan, menjadi juru parkir merupakan pekerjaan sambilan untuk mendapatkan uang rokok, setelah melihat kondisi jalan menuju kawasan permukiman setempat banyak kendaraan pengunjung wihara yang parkir.
Kendaraan warga keturunan Tionghoa banyak parkir di sepanjang jalan menuju wihara sejak Minggu (7/2/2016) pagi hingga malam Tahun Baru Imlek 2567 Kongzili puncaknya pada Senin ini.
Kendaraan pengunjung wihara tersebut perlu diatur lokasi parkirnya, karena jika dibiarkan pemilikinya pasti memarkir sesuka hati yang bisa mengganggu kelancaran arus lalu-lintas warga setempat dan warga lainnya.
Jalan itu merupakan jalur altenatif dari kawasan Jalan Jenderal Sudirman menuju Jalan Angkatan 45, jalur akses ke Mal Palembang Square, ujar warga yang menjadi juru parkir dadakan itu lagi.
Pada sejumlah mal di Palembang, seperti Palembang Indah Mal (PIM), Palembang Square (PS), dan Palembang Trade Center (PTC), suasana Imlek terasa mulai dari jalan akses menuju tempat parkir kendaraan hingga pertokoan dalam gedung mal itu.
Aksesoris Imlek, seperti duplikat pohon mei hwa, lampu lampion, dan pernak-pernik ciri khas warga Tionghoa lainnya tampak dipajang dan digantung di sekitar halaman dan dalam mal itu. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Israel Cegat Kapal Global Sumud Flotilla di Laut Mediterania Picu Kemarahan PM Malaysia
-
Ojol Desak Prabowo Terbitkan Perpres, Tuntut Skema Bagi Hasil 90:10 di May Day
-
Mojtaba Khamenei Bersumpah Pertahankan Nuklir Iran
-
Mojtaba Khamenei Muncul, Deklarasikan Kemenangan Atas AS Serta Penguasaan Penuh Jalur Selat Hormuz
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal
-
Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!
-
Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia
-
Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo