Suara.com - Seekor macan tutul masuk ke dalam kompleks sekolah di Bangalore, India, Minggu (7/2/2016) pagi dan menerkam sedikitnya enam orang.
Rekaman video dari kamera CCTV memperlihatkan si macan tutul masuk ke kompleks sekolah sekitar pukul 4 pagi, demikian dilansir The New Indian Express.
Kemudian, tampak beberapa orang yang muncul dan mencoba menangkap si macan tutul di dekat kolam renang sekolah. Namun, mereka menemui kesulitan karena si macan tutul mengamuk dan menyerang siapa saja yang mencoba mendekatinya.
Drama penangkapan macan tutul itu berlangsung selama 10 jam sebelum akhirnya hewan pemangsa itu berhasil dilumpuhkan dengan peluru bius.
Pejabat dari organisasi konservasi alam Ravi Ralph, kepada BBC mengatakan bahwa macan tutul tersebut kemungkinan tersesat ke dalam sekolah setelah keluar dari sebuah hutan yang berada tak jauh dari kompleks sekolah tersebut. Beruntung, tidak ada murid-murid yang datang ke sekolah pada hari Minggu.
"Kami mencoba menguncinya di sebuah ruangan, namun ia bisa keluar lewat sebuah jendela yang hanya ditutupi plastik. Ia berhasil keluar dan pindah ke ruangan lainnya," kata Ralph seperti dikutip The Hindu.
Macan tutul yang diperkirakan berusia 8 tahun itu kemudian dipindah ke taman nasional, sementara enam korban luka sudah mendapatkan perawatan medis. (AsiaOne)
Tag
Berita Terkait
-
Macan Tutul di Bandung dan Tragedi Gajah Riau: Siapa yang Sebenarnya Menyerobot Wilayah?
-
Terekam Kamera Trap, 5 Pemburu Macan Tutul Jawa di Gunung Sanggabuana Diringkus, Satwa Pincang
-
4 Fakta Mengejutkan Macan Tutul di Hotel Bandung, Evakuasi Berlangsung Dramatis
-
Macan Tutul Berkeliaran di Hotel Lembang, Petugas Gabungan Turun Tangan
-
Macan Tutul yang Masuk ke Hotel Berhasil Dievakuasi
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa Jadi Berkah Ramadan, Pedagang Starling Raup Cuan 3 Kali Lipat
-
Lalai Awasi Kasus Hogi Minaya, Mantan Kapolresta Sleman Dicopot dari Jabatan
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?