Artis Saipul Jamil menjalani pemeriksaan di Gedung Badan Narkotika Nasional (BNN), Jakarta, Jumat (19/2). [Antara]
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise ikut mengomentari kasus pencabulan yang diduga dilakukan pedangdut Saipul Jamil kepada ABG berinisial DS (27).
Menurut Yohana tindakan pencabulan terhadap anak di bawah umur masuk kategori kekerasan terhadap anak.
"Itu kekerasan kepada anak. Nanti dipertimbangkan saja, tapi menurut saya itu kekerasan kepada anak," ujar Yohana usai rapat kerja dengan Komisi VIII DPR, di Senayan, Senin (22/2/2016).
Menurut Yohana tindakan pencabulan terhadap anak di bawah umur masuk kategori kekerasan terhadap anak.
"Itu kekerasan kepada anak. Nanti dipertimbangkan saja, tapi menurut saya itu kekerasan kepada anak," ujar Yohana usai rapat kerja dengan Komisi VIII DPR, di Senayan, Senin (22/2/2016).
Ketika ditanya apa hukuman yang tepat buat orang yang terbukti melakukan kejahatan terhadap anak, Yohana menyerahkan hal itu kepada kementerian terkait.
"Kementerian yang terkait akan menentukan, orang ini akan dikebiri atau tidak," katanya.
Seperti diketahui, saat ini pemerintah sedang menyiapkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang yang mengatur soal hukuman pengebirian bagi pelaku kejahatan seksual terhadap anak.
Saipul telah ditetapkan Polsek Kelapa Gading menjadi tersangka kasus pencabulan.
Setelah diamankan dari rumahnya di Jalan Gading Indah Utara VI, Blok NH 10, nomor 5, RT 25/12, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Saipul ditahan polisi.
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi
-
Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan
-
Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR