Suara.com - Tim kuasa hukum kepolisian menyatakan proses hukum terhadap tersangka kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso, sudah sesuai prosedur.
"Proses penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan oleh Polsek Tanah Abang selaku termohon, sudah sesuai dengan ketentuan hukum acara pidana," kata salah satu kuasa hukum kepolisian, Ajun Komisaris Besar Polisi Aminullah, saat membacakan tanggapan atas gugatan praperadilan yang diajukan pengacara Jessica di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (24/2/2016).
Aminullah mengatakan kasus tersebut kemudian diambil alih Poda Metro Jaya.
"Proses penyidikan selanjutnya, menjadi kewenangan Ditreskrimum Polda Metro Jaya seperti yang sudah termohon sampaikan," katanya.
Aminullah juga membeberkan fakta dan kronologis kematian Mirna saat minum kopi di meja yang sama dengan Jessica dan Hanie di kafe Olivier, West Mall Grand Indonesia, pada tanggal 6 Januari 2016 sekitar pukul 17.30 WIB.
Laporan peristiwa tersebut pertamakali diterima Polsek Metro Tanah Abang sekitar pukul 22.00 WIB.
Selanjutnya, Polsek Tanah Abang membentuk dua tim. Tim pertama mendatangi tempat kejadian perkara, menyita barang bukti berupa satu struk pesan, dan satu bon bayar sewa, serta satu buah gelas, dan satu botol sisa kopi Vietnam yang diminum Mirna.
"Barang bukti tersebut disita termohon dari saudari Devi, pegawai kafe Olivier. Selanjutnya, termohon mencari saksi-saksi yang melihat peristiwa dari mulai korban Mirna datang hingga korban alami kejang dan dibawa ke klinik Damayanti, Grand Indonesia," katanya.
Sedangkan, tim kedua melakukan pengecekan terhadap korban Mirna yang telah dibawa ke Rumah Sakit Abdi Waluyo, Jakarta Pusat.
"Berdasarkan pernyataan medis dari dokter Adiyanto selaku dokter umum RS Abdi Waluyo pada jam 18.30 WIB sesaat korban Mirna tiba di RS Abdi Waluyo yang diantar keluarganya dan segera dilakukan pemeriksaan dengan hasil nadi tidak teraba, nafas tidak ada, dan denyut tidak ada," kata dia.
"Kemudian dilakukan bantuan nafas dan pompa jantung paru selama kurang lebih 15 menit, namun usaha bantuan itu tidak ada hasilnya," Aminullah menambahkan.
Mirna dinyatakan meninggal dunia oleh dokter RS Abdi Waluyo pada pukul 18.30 WIB.
"Akhirnya pasien Mirna dinyatakan meninggal di hadapan dokter, perawat, dan keluarga pada jam 18.30 WIB," kata dia.
Tim polisi yang melakukan olah TKP di kafe Olivier mendapatkan informasi dari pegawai kafe bernama Devi yang menyebutkan Mirna dan Hanie tiba kafe sebelum Jessica dan kopi yang diminum Mirna dipesan Jessica.
"Berdasarkan keterangan Devi, pegawai restoran Oliver grand Indonesia, diperoleh informasi bahwa seorang perempuan datang memesan dua coktail dan satu minuman es kopi Vietnam. Setelah pesanan diantar ke TPK, 40 menit kemudian, korban Mirna bersama satu perempuan temannya datang ke TPK bersama dengan perempuan pemesan. Begitu korban meminum es kopi vietnam tidak lama kemudian korban kejang-kejang dan mulutnya mengeluarkan busa warna kuning," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil
-
Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas
-
Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera
-
MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI
-
Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak
-
Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak
-
Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi
-
Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat
-
Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah
-
Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi