Suara.com - Kejutan besar diukir pembalap Force India, Nico Hulkenberg, di sesi pagi hari ketiga tes pramusim Formula 1, Rabu (24/2/2016). Pembalap Jerman itu tampil sebagai yang tercepat dengan catatan waktu 1 menit 25,286 detik di Sirkuit Katalunya, Barcelona.
Torehan ini lebih cepat 0,728 detik dari pembalap Renault, Kevin Magnussen, yang menduduki peringkat kedua. Posisi ketiga ditempati runner-up musim lalu, Nico Rosberg, yang terpaut 0,798 detik dari kompatriotnya itu.
Rencananya tim Mercedes akan mengganti Rosberg dengan sang juara bertahan, Lewis Hamilton, di sesi sore. "Kami ingin menjaga para pembalap kami dalam keadaan prima untuk Melbourne--seri perdana F1 musim ini," jelas pihak Mercedes dalam Twitter mereka.
Posisi keempat sendiri jadi milik pembalap Toro Rosso, Carlos Sainz Jr., usai membukukan waktu tercepat 1 menit 26,239 detik. Disusul kemudian di tempat kelima dan keenam, Daniil Kvyat (Red Bull Racing) dan Felipe Massa (Williams).
Sementara, pembalap kebanggaan Indonesia, Rio Haryanto, harus puas menduduki peringkat ke-10 setelah mencatatkan waktu terbaik 1 menit 29,808 detik dari 25 lap yang dijalani. Mobil Rio sempat spin di tikungan 5 dan masuk ke gravel.
Alhasil, Rio pun harus mengakhiri sesi pagi lebih cepat dari jadwal yang seharusnya; pukul 13.00 waktu setempat. Mobil Manor Racing MRT05 yang dikendarai Rio pun langsung diangkut keluar lintasan oleh petugas lomba. (Formula 1)
Hasil Lengkap Tes Pagi F1, Rabu (24/2/2016):
No Pebalap Tim Best Lap Gap
1 Nico Hulkenberg Force India 1:25.286 -
2 Kevin Magnussen Renault 1:26.014 0.728 detik
3 Nico Rosberg Mercedes 1:26.084 0.798 detik
4 Carlos Sainz Toro Rosso 1:26.239 0.953 detik
5 Daniil Kvyat Red Bull Racing 1:26.497 1.211 detik
6 Felipe Massa Williams 1:26.712 1.426 detik
7 Felipe Nasr Sauber 1:26.840 1.554 detik
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Aksi Kamisan ke-900: Keteguhan Sumarsih Mencari Keadilan bagi Sang Anak
-
Ahli Hukum di Sidang Gus Yaqut: Kerugian Negara Harus Ada Sebelum Penetapan Tersangka
-
Ketua Baleg DPR RI Pastikan RUU PPRT Disahkan Tahun Ini, Rieke Pitaloka Usul Momentum Hari Kartini
-
Bareskrim Polri Minta Bank Perketat Aturan Buka Rekening demi Putus Aliran Dana Judi Online
-
Tak Hanya Outsourcing, Perusahaan Keluarga Fadia Arafiq juga Kuasai Proyek Makan-Minum di 3 RSUD
-
Pakar UGM: Keputusan Menag Soal Kuota Haji Belum Tentu Melanggar Hukum Tanpa Pengujian Resmi
-
Sikap RI 2024 vs 2026: Mengapa Tak Ada Lagi Kata 'Mengutuk' untuk Serangan AS-Israel ke Iran?
-
Korea Utara Uji Coba Rudal Nuklir Baru saat Timur Tengah Memanas
-
22 Tahun Terkatung-katung, JALA PRT Sebut RUU PPRT Cetak Sejarah Terlama di DPR
-
Sesalkan RI Belum Kutuk Serangan AS-Israel ke Iran, FPI Tunggu Penjelasan Pemerintah