Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tak mempermasalahkan pernyataan Wakil Ketua DPR Fadli Zon yang mengatakan dirinya bakal menjadi tersangka kasus dugaan korupsi pembelian lahan di Rumah Sakit Sumber Waras, Jakarta Barat.
Ahok bahkan berharap kasus yang tengah ditangani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini masuk ke ranah pengadilan.
"Itu bebas ya Fadli Zon (mau ngomong apa). Patokan saya ikuti saja proses hukum bawa saja ke pengadilan supaya kita bisa sama-sama ikutin tuduhannya apa kesaksiannya apa," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (1/3/2016) malam.
Menurut Ahok, saat ini KPK dalam menangani kasus korupsi tak akan sembarangan meningkatkan status penyelidikan menjadi penyidikan
"Saya yakin KPK lebih profesional dari Pak Fadli Zon. KPK sekarang profesional. KPK juga nggak sembarangan nuduh orang kan. Kalau dia nggak ada (bukti) ngarang-ngarang juga nggak mungkin," kata Ahok.
Dari kompleks parlemen, Fadli Zon meminta KPK untuk berlaku adil serta tak tembang pilih dalam memberantas korupsi di Indonesia. Pernyataan itu terkait ucapan Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan yang sempat menyatakan sulit meningkatkan kasus RS Sumber Waras dari penyelidikan menjadi penyidikan.
Fadli mengklaim mendapatkan informasi dari pimpinan KPK terdahulu kalau Ahok diduga melakukan tindak pidana korupsi yang diduga menyebabkan kerugian Rp 191 miliar pada anggaran APBD Perubahan 2014 itu.
"Saya mendapat informasi dari pimpinan lama (KPK) dalam kasus sudah pasti ada tindak pidana korupsi secara informal disampaikan kepada saya tapi kemudian keburu terjadi transisi pada pimpinan yang baru ini. Nah pimpinan yang baru belum mengambil suatu tindakan atas kasus yang diduga dilakukan Gubernur saudara Ahok," kata Fadli di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
Terkini
-
PSHK Setuju Dana Banpol Naik, Tapi Pasang Syarat: Transparansi Total dan Reformasi Internal Partai
-
Kesaksian Warga soal Pengeroyokan Penjaga Warung di Kemayoran: Saya Anggota, Jangan Ikut Campur!
-
Pakar UMY Desak Batas Peradilan Militer Dipertegas: Jangan Jadi Pengecualian Hukum
-
BPS: Angka Pengangguran di Jakarta Capai 334 Ribu
-
Dipolisikan 40 Ormas Islam, Ade Armando Tantang Balik: Tunjukkan Bukti di Video Mana
-
Polda Kalsel Minta Maaf, AKBP Viral Merokok Sambil Nyetir Langsung Diperiksa Propam!
-
Melayani Sepenuh Hati, Pegadaian Raih Penghargaan Top CX Brand Award 2026
-
DJKI Hadirkan Layanan KI di MPP Jakarta, Permudah Akses dan Pendampingan Masyarakat
-
Terungkap Alasan Ade Armando Cabut dari PSI: Jangan Serang Partai Gara-gara Saya
-
Tambahan TKD Rp10,6 Triliun Tuntas Disalurkan, Pemulihan Pasca Bencana Melaju Pesat