News / Internasional
Kamis, 03 Maret 2016 | 02:02 WIB
Pemerkosaan [shutterstock]

Suara.com - Aksi keji yang dilakukan tentara Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dengan memperkosa para perempuan Yazidi menyisakan trauma berkepanjangan. Seorang perempuan muda bahkan dilaporkan nekat membakar wajahnya agar tak lagi dipaksa melayani nafsu para militan.

Hal ini diungkapkan oleh Jan Ilhan Kizilhan, seorang dokter asal Jerman yang fokus menangani para mantan tahanan di daerah kekuasaan ISIS. Dia menceritakan bagaimana salah satu dari gadis-gadis muda yang ditemui di sebuah tempat pengungsian pada Agustus lalu membakar dirinya setelah diperkosa.

"Dia tidak punya hidung dan telinga kiri," katanya seperti dilansir Mirror, Kamis (3/3/2016).

Kepada Kizilhan, gadis muda itu mengaku berhasil lolos sebagai tahanan ISIS bersama adik-adiknya. Sebelumnya, gadis itu telah disiksa dan diperkosa berulang kali oleh para tentara ISIS.

"Dia terbangun dengan panik pada satu malam dan menuangkan bensin ke dirinya sendiri. Dia menyalakan korek api, berharap luka bakar akan membuat dia terlihat sangat jelek dan tidak akan diperkosa lagi," ujar Kizilhan.

Menurut Kizilhan, gadis belia itu sekarang berada di rumah sakit di Jerman setelah lebih dari belasan kali menjalani operasi. Kendati begitu, gadis tersebut masih harus menjalani operasi tulang.

"Ini adalah salah satu kasus yang saya selalu ada di dalam pikiran saya," ujarnya yang mengepalai proyek di Baden-Wurttemberg itu.

Load More