News / Metropolitan
Kamis, 03 Maret 2016 | 18:41 WIB
Petugas Suku Dinas Pekerjaan Umum Tata Air Jakarta Pusat mengangkat kulit kabel di gorong-gorong [suara.com/Welly Hidayat]

Suara.com - Penemuan bertruk-truk kulit kabel yang menumpuk di sejumlah titik gorong-gorong Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, sedang diinvestigasi Polda Metro Jaya.

Hari ini, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Komisari Besar Mujiono bertemu General Manager Telkom Jakarta Pusat Dwi Pratomo Juniarto di tempat kejadian perkara.

Perwakilan Telkom menyerahkan sampel kabel dan bungkusnya kepada penyidik Polda Metro Jaya.

Selanjutnya, kata Mujiono, sampel tersebut akan diteliti.

Sampel yang akan diteliti penyidik terdiri dari bungkusan kabel berukuran 2,5 sentimeter, 4 sentimeter, dan 5 sentimeter.

"Kami teliti siapa yang menaruh kabel ini, kedua ini bekas kabelnya siapa, kemudian yang ketiga ini ada bermacam kemungkinan, mengapa ada bekas kabel ada di sini. Bisa saja ada oknum yang nenaruh di sini," kata Mujiono.

Selain meneliti kemungkinan sabotase saluran air, kata Mujiono tak tertutup kemungkinan ini kasus pencurian kabel dan pelakunya membuang kupasan kabel ke selokan.

Penyidik belum membuat kesimpulan kasus tersebut. Saat ini, penyidik juga tengah berkoordinasi dengan PT. PLN, dan sejumlah berusahaan.

"Kami ingin melihat sampel yang ada sehingga kami tahu asal kabel ini darimana," ujar Mujiono.

Dwi Pratomo mengungkapkan Telkom tidak memakai kabel seperti yang ditemukan di lokasi. Telkom, katanya, memakai bungkusan kabel berukuran 4 sentimeter, 7 sentimeter, dan 8 sentimeter.

"Kami dengar berita ini kemarin, coba kita bandingkan dengan kabel yang saat sedang diselidiki, ternyata bukan dari kabel yang kita gunakan," katanya.

"Itu kan ditemukannya di gorong-gorong saluran air ya. Kabel kami semua keluar dari gaptik Telkom, bukan dari SPO. Kami punya jalur kabel sendiri," dia menambahkan.

Load More