Suara.com - Juara dunia Formula 1 dua kali Fernando Alonso, mengecam 'kerusakan' di olah raga balap jet darat akibat rumitnya peraturan-peraturan dan ketidakpastian arah.
Dalam jumpa pers di sela tes pramusim Catalunya, Kamis (3/3/2016) Alonso yang mengalami musim buruk bersama McLaren pada tahun lalu, mengatakan bahwa ia merasa "sedih" dengan olahraga dan arah yang diambil dengan perubahan kualifikasi.
"Itu menyedihkan. Saya sedih," ucap pebalap Spanyol itu.
Saya sedih untuk olahraga ini, ujarnya, ini tidak terlihat benar dari luar ketika dalam satu pekan kami mengubah format kualifikasi sebanyak tiga kali. Alonso menambahkan, jika dia berasal dari olahraga lain, maka ia akan melihat Formula 1 dengan sedikit terkejut.
"Saya tidak berpikir itu hal yang tepat. Terlalu banyak perubahan, dan kerumitan aturan-aturan, juga bagi para penonton, ini terlalu tinggi." ujarnya.
Alonso mengatakan teman-temannya ingin menyaksikan pertarungan-pertarungan besar, mobil-mobil cepat, ban-ban besar, suara bising, dan peraturan yang jelas. Hal yang terjadi justru mereka disibukkan dengan kompleksitas sistem penyimpanan energi hibrid dan rentang pilihan ban dan kompon yang membingungkan.
"Hal-hal seperti itu. Normal saja ketika mereka mematikan televisi," tegasnya. (Reuters)
Berita Terkait
-
Bos Mercedes Enggan Hadapi Lewis Hamilton dalam Perebutan Gelar Juara Dunia
-
Lewis Hamilton Podium ke-106 Bersama Ferrari, Rekornya Makin Tak Tersentuh!
-
Mobil F1 Kini Jadi Sandal? Crocs dan Red Bull Racing Bikin Gebrakan Unik
-
Kimi Antonelli Waspadai Ancaman Ferrari pada GP Monako 2026
-
Tampil Sensasional, Kimi Antonelli Merendah soal Peluang Juara Dunia F1 2026
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499
-
Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal