- Kebakaran besar melanda Kampung Bahagia, Sandakan, pada 19 April 2026 dan menghancurkan sekitar 1.000 rumah warga.
- Ribuan warga kehilangan tempat tinggal serta harta benda akibat insiden yang memicu duka cita seluruh negeri.
- Pemerintah Malaysia mengerahkan bantuan darurat serta berkomitmen penuh melakukan upaya pemulihan bagi seluruh korban terdampak bencana.
Suara.com - Sebuah tragedi kemanusiaan yang memilukan melanda Kampung Bahagia, Sandakan, pada Minggu pagi 19 April 2026. Kebakaran besar yang tak terhindarkan telah menghancurkan sekitar 1.000 rumah, meninggalkan ribuan warga kehilangan tempat tinggal dan semua harta benda mereka dalam sekejap mata.
Insiden dahsyat ini telah digambarkan sebagai bencana yang membuat seluruh negeri berduka, memicu respons cepat dari pemerintah dan seruan kuat untuk solidaritas nasional.
Dampak dari kebakaran ini sangat masif dan memilukan. Menteri di Departemen Perdana Menteri (Urusan Sabah dan Sarawak), Datuk Mustapha Sakmud, menyampaikan keprihatinan mendalam atas skala bencana tersebut.
"Bayangkan, dalam satu malam, ada anak-anak yang kehilangan tempat tinggal, orang tua yang kehilangan semua harta benda mereka, dan keluarga yang hanya tersisa pakaian yang melekat di tubuh mereka," katanya, dilansir dari thestar.com.
"Ini bukan hanya kebakaran, ini adalah tragedi kemanusiaan yang menghancurkan hampir 1.000 rumah dan memengaruhi ribuan warga dalam sekejap mata," kata Mustapha dalam sebuah pernyataan.
Pemerintah Malaysia, baik Federal maupun negara bagian Sabah, bergerak cepat merespons tragedi ini. Datuk Mustapha Sakmud memastikan bahwa Pasukan Pertahanan Sipil Malaysia dan lembaga terkait lainnya dengan cepat dikerahkan ke lokasi kejadian untuk membantu mereka yang terdampak.
Pemerintah Federal dan pemerintah negara bagian Sabah telah berkomitmen untuk memastikan bahwa semua bantuan disalurkan secepat mungkin, dan upaya pemulihan akan dilakukan dengan komitmen penuh.
Di tengah musibah ini, Datuk Mustapha Sakmud menyerukan kepada seluruh rakyat Malaysia, khususnya warga Sabah, untuk bersatu dalam memberikan dukungan dan mendoakan kesejahteraan mereka. Ia menekankan bahwa bantuan materi saja tidak cukup untuk menyembuhkan trauma para korban.
"Di saat-saat seperti ini, kita tidak bisa membiarkan para korban menghadapi cobaan ini sendirian. Insya Allah, kita akan bangkit kembali dari bencana ini," tambahnya.
Baca Juga: Satu Keluarga Tewas Akibat Kebakaran, Wali Kota Jakbar: Teralis Besi Menyulitkan Evakuasi
Tag
Berita Terkait
-
Satu Keluarga Tewas Akibat Kebakaran, Wali Kota Jakbar: Teralis Besi Menyulitkan Evakuasi
-
Lantai 4 Bangunan Asrama Polri Kalideres Terbakar, Atap Runtuh Timpa Mobil Parkir
-
Harus Penuhi Syarat Rumit, Timnas Indonesia Diambang Tersingkir dari Piala AFF U-17 2026
-
Diduga Akibat Korsleting Listrik, Satu Keluarga Tewas Akibat Kebakaran di Tanjung Duren Jakbar
-
Fokus Evaluasi Lini Serang Usai Timnas Indonesia U-17 Gagal Konversi Peluang Jadi Gol Lawan Malaysia
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
Terkini
-
Menakar Ramalan '98 Jilid 2' Noel: Nyanyian Kosong atau Ancaman Nyata Penggulingan Prabowo?
-
'Presiden Punya Mata dan Telinga', Prabowo Pantau Terus Kasus Korupsi Imigrasi dan BGN
-
Antisipasi El Nino dan Krisis Sampah, Dedi Mulyadi Kumpulkan Kepala Daerah se-Jabar
-
Sentil Netizen, Eky Priyagung: Masyarakat Lebih Peduli Isu Viral Ketimbang Kerusakan Lingkungan
-
KPK Sita 19 Kendaraan hingga Perhiasan dari Rumah Silmy Karim
-
Mobil Sport, Motor Harley, Hingga Uang Asing Dibawa KPK dari Rumah Silmy Karim
-
Wamen Silmy Karim Tersangka Korupsi Rp145 M, Yusril Akui Imigrasi Masih Banyak Pungli
-
WALHI: Target Ekonomi 8 Persen Bisa Sulap Papua Jadi Hamparan Sawit Raksasa
-
Pemprov DKI Kebut Pembersihan Sampah Muara Angke, Ditargetkan Tuntas Akhir Pekan
-
'Nyerah Jadi WNI tapi Sayang sama RI', Aksi Ibu di Yogya Soroti Ekonomi hingga Korupsi