Menlu Retno LP Marsudi (kanan) berbincang dengan Menlu Gambia Neneh Gaye (kiri) di sela acara KTT LB OKI di Jakarta, Minggu (6/3/2016). [Suara.com/Oke Atmaja]
Menteri Luar Negeri RI, Retno LP Marsudi menyampaikan agenda pertama Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Organisasi Kerjasama Islam (KTT LB OKI) kelima akan dimulai dengan pernyataan Perdana Menteri Republik Arab Mesir, Sharif Ismail. Pernyataan tentang dukungan terhadap kemerdekaan Palestina itu akan disampaikan usai Upacara Pembukaan yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo di Plenary Hall Jakarta Convention Center (JCC), Minggu (7/3/2016).
"Statement pertama akan disampaikan oleh Perdana Menteri Mesir selaku Ketua KTT OKI ke-12," kata Retno kepada wartawan.
Kemudian dilanjutkan dengan pernyataan politik oleh Presiden Jokowi atas dukungan mendorong kemerdekaan Palestina dan penyelesaian konflik Al-Quds Al-Sharif (Kota Suci di Yerusalem). Jokowi akan menyampaikan statemen sebagai tuan rumah KTT LB OKI kelima, lalu diikuti statemen dari Presiden Palestina, Mahmoud Abbas dan terakhir pernyataan dari Sekretaris Jenderal OKI, Iyad Ameen Madani.
"Setelah Presiden Jokowi dilanjutkan statemen dari Presiden Palestina dan terakhir statemen oleh Sekjen OKI," terang dia.
Retno menambahkan, dirinya selaku Menlu RI akan menyampaikan laporan dua dokumen yakni resolusi dan deklarasi Jakarta untuk kemerdekaan Palestina dan penyelesaian konflik Al-Quds Al-Sharif.
Dia mengungkapkan konfrensi tingkat tinggi ini dihadiri oleh 605 delegasi dari 57 negara anggota OKI, serta satu perwakilan PBB.
"Dua dokumen hasil KTT LB OKI hari ini akan disampaikan diakhir pertemuan kepada media," kata dia.
Komentar
Berita Terkait
-
Prabowo Undang Eks Menlu dan Wamenlu ke Istana, Bahas Geopolitik dan BoP
-
Usai Agak Laen, Oki Rengga Siap Bikin Ketawa Lewat Film Macam Betool Aja
-
Jelang Duel Panas Persib vs Persija, Oki Rengga Titip Pesan Buat Bobotoh dan Jakmania
-
Dukung John Herdman Jadi Pelatih Timnas Indonesia, Oki Rengga Sindir Patrick Kluivert Tak Punya Ilmu
-
Oki Rengga: Pelatih Timnas Indonesia Wajib Tak Bisa Diintervensi, Gagal Jangan Cari Kambing Hitam
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
Terkini
-
Pengamat: Dasco Temani Prabowo saat Umumkan Kabinet Jadi Simbol Partisipasi Rakyat
-
Skandal Narkoba Polres Bima: Kasatresnarkoba AKP Malaungi Diperiksa Terkait Jaringan Bripka Karol
-
Menteri PPPA Pastikan Tak Ada Kekerasan Fisik pada YBR di Ngada, Dugaan Kekerasan Psikis Didalami
-
Dikendalikan Napi Cipinang, Bareskrim Tangkap Aloy Terkait Peredaran Vape Etomidate
-
Menteri PPPA Akui Kelalaian Negara, Kasus Siswa SD NTT Bukti Perlindungan Anak Belum Sempurna!
-
FPIR Desak Menhan Fokus Pada Ancaman Nyata Kedaulatan Negara: Jangan Terseret Isu di Luar Tugas
-
Pemprov DKI Siapkan 20 Armada Transjabodetabek Blok M-Badara Soetta, Tarif Mulai dari Rp2.000
-
BMKG Rilis Peringatan Dini Hujan Lebat dan Angin Kencang Jabodetabek, Cek Rinciannya di Sini
-
Siswa SD yang Bunuh Diri di NTT Diduga Sempat Dimintai Uang Sekolah, Komisi X DPR: Pelanggaran Hukum
-
Warga Keluhkan TransJakarta Sering Telat, Pramono Anung Targetkan 10 Ribu Armada di 2029