Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengizinkan PT. Pembangunan Jaya Ancol untuk melakukan aksi right issue. Ahok begitu ia akrab disapa meminta sebelum right issue dilakukan, pemegang saham yang mayoritas di BUMD DKI tersebut harus menggandeng strategic partner.
"Saya ingin perusahaan BUMD seperti Ancol itu kalau mau right issue strategic partner masuk misalnya Disney Land dari Jepang, dari Hongkong atau dari Korea, dari Amerika, dari Eropa masuk baru saya mau," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (15/3/2016).
Strategic partner yang dimaksud tak lain adalah investor asing yang sudah lama berkecimpung di bisnis tempat hiburan dan taman rekreasi, misalnya seperti Disneyland dan Lotte World.
Ahok memastikan tak akan menjual saham DKI yang ada di PT. Pembangunan Jaya Ancol ke perusahaan dalam negeri. Penjualan saham tersebut nantinya juga akan melihat situasi pasar. Sehingga nilai saham yang dijual dapat tinggi.
"Kalau cuma dibeli dari perusahaan dalam negeri saya tidak mau. Saya maunya uang luar negeri masuk, otomatis standar kita jadi internasional, ada jaringan internasional juga menarik turis," kata Ahok.
Lebih lanjut, menurut Ahok dengan menjual saham ke pihak asing. secara tkdak langsung akan meningkatkan promosi kepada turis mancanegara untuk datang ke Ibu Kota.
"Secara tidak langsung promosi turis. Otomatis Tokyo Disney Land akan bilang dong, 'kami punya standar yang mirip di Ancol'. Dia punya saham dia juga setor modal, konsepnya seperti itu sih," katanya.
Diketahui, saham yang dimiliki Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di PT PJA berkisar 72 persen, PT PJA sebesar 18 persen, serta kepemilikan saham oleh masyarakat sebesar 10 persen.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
AS Tawarkan Hadiah Rp169 Miliar untuk Informasi Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei
-
Antisipasi Krisis Timur Tengah, Prabowo Pertimbangkan Kebijakan WFH untuk Tekan Konsumsi BBM
-
Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS
-
Komisi III DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Polisi Tangkap Pelaku
-
KAI Prediksi Puncak Arus Mudik 15 Maret 2026, Lebih dari 51 Ribu Penumpang Berangkat dari Jakarta
-
KPK Bawa Bupati Cilacap dan Sekda ke Jakarta Usai OTT, 13 Orang Diperiksa Intensif
-
Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak, Amerika Sebut Kecelakaan tapi Iran Klaim Ditembak Rudal
-
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan