Suara.com - Balapan pembuka musim MotoGP di Qatar diwarnai awan kelam. Pasalnya, pebalap dari Tunisia harus meregang nyawa karena mengalami tabrakan saat lomba balapan pendukung MotoGP di sirkuit Losail.
Panitia penyelenggara MotoGP mengatakan Taoufik Gattouchi yang berusia 49 tahun, akhirnya meninggal dunia di rumah sakit Hamad Doha, karena cedera parah akibat "insiden multi pebalap" saat balapan Losail 600, Jumat (18/3/2016) waktu setempat.
Balap itu dihentikan setelah tabrakan yang terjadi pada lap kesepuluh dari 15 lap yang direncanakan. Gattouchi sempat mendapat perawatan medis di pinggir trek sebelum diterbangkan dengan ambulans udara ke rumah sakit.
Piala Losail 600 adalah kompetisi klub yang diorganisir secara lokal terdiri dari ajang dua balap di Sirkuit Internasional Losail, di mana balap MotoGP akan berlangsung di bawah sorotan lampu, untuk para pebalap dengan menggunakan sepeda motor 600 cc.
Sementara para pebalap MotoGP melakukan sesi latihan bebas resmi Jumat (18/3/2016) di sirkuit Losail, menjelang kualifikasi pada Sabtu dan balapan Minggu. Pebalap Ducati Andrea Iannone memimpin di sesi latihan bebas kedua dan ketiga. (Reuters)
Berita Terkait
-
MotoGP Qatar 2025: Jorge Martin Cedera Lagi, Maverick Vinales Kena Penalti
-
Jadwal MotoGP Qatar 2025: Statistik Biasa Saja, Marc Marquez Perlu Waspada
-
Marc Marquez di MotoGP Qatar 2024: Saya Mencoba Tidak Membuat Kesalahan
-
Menangi Seri Pembuka MotoGP 2024, Nyali Francesco Bagnaia Dipuji Setinggi Langit
-
Fabio Di Giannantonio Berhasil Masuk Top10 MotoGP Qatar, Sebelumnya Alami Kecelakaan
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Mencetak Generasi Peduli Lingkungan yang Bertanggung Jawab Melalui Proyek Fikih Hijau
-
Cerita ASN Terobos Api Lewat Tangga Darurat Saat Kebakaran Gedung Kemendagri
-
Luncurkan Buku, Sekjen Golkar Sarmuji Tegaskan Politik Harus Menolong Rakyat
-
Apa Isi Piagam ASEAN? Disinggung China Terkait Izin Terbang Militer AS di Wilayah Indonesia
-
16 Mahasiswa IPB Diskors Usai Terbukti Lakukan Kekerasan Seksual
-
Legislator DKI Hardiyanto Kenneth Endus Praktik 'Parkir Gelap' di Mal Jakarta
-
Natalius Pigai Desak Pelaku Penembakan 15 Warga Papua Menyerah: Jangan Sembunyi!
-
Berlangsung Masif dan Meluas, Komnas HAM Belum Temukan Dalang Kerusuhan Demo Agustus 2025
-
Nus Kei Dibunuh karena Dendam Lama, Dua Pelaku Terancam Hukuman Mati
-
Bareskrim Siap Miskinkan Mafia Haji dan Umrah, Aset Disita Pakai Pasal TPPU