Suara.com - Dua pembalap Ferrari telah membuat start menakjubkan di Grand Prix Australia, Minggu (20/3/2016) yang digelar di Sirkuit Albert Park, Melbourne.
Sebastian Vettel dan Kimi Raikkonen membuat lompatan dan menyodok pasangan Mercedes Lewis Hamilton dan Nico Rosberg dari garis start.
Namun, perlombaan harus dihentikan di lap 17 setelah Fernando Alonso (McLaren) dan Esteban Gutierrez (Haas) terlibat dalam kecelakaan hebat. Akibat insiden itu mobil Alonso hancur setelah ia dipotong Gutierrez dan terbang beberapa meter di udara. Kedua pembalap selamat dari insiden ini.
Pengawas lomba akhirnya memutuskan untuk menghentikan balapan untuk membersihkan lintasan.
Sementara pembalap Indonesia, Rio Haryanto yang harus start dari posisi 22 melompat empat posisi ke posisi 18. Saat ini balapan sudah kembali dimulai. (Foxsport.com.au)
Berita Terkait
-
Naik Podium Setelah 1414 Hari, Franco Morbidelli Sempat Krisis Percaya Diri
-
Kacau, Debut Lewis Hamilton di Scuderia Ferrari Tak Sesuai Ekspektasi
-
Lando Norris Rebut P1 di GP Australia, Hujan dan Verstappen Jadi Mimpi Buruk
-
Jadwal F1 GP Australia 2025, Ajang Debutnya Para Rookie
-
Jelang Seri Pembuka F1 2025, Max Verstappen Justru Tak Percaya Diri dengan Mobilnya
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Nasib Pandji Pragiwaksono di Tangan Polisi, Penyelidik Mulai Analisis Barang Bukti Materi Mens Rea
-
Aksi Ekstrem Pasutri Pakistan di Soetta: Sembunyikan 1,6 Kg Sabu di Lambung dan Usus
-
Kasus Isu Ijazah Palsu Jokowi, PSI Desak Polisi Segera Tahan Roy Suryo Cs
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!