Saat ini, tim sedang mengevakuasi belasan korban helikopter milik TNI AD yang mengalami kecelakaan tragis, jatuh di kebun milik warga bernama Arsad di Dusun Pattiro Bajo, Kelurahan Kasiguncu, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Minggu (20/3/2016) sekitar pkl 17.55 Wita.
Mereka dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Poso.
Saat peristiwa terjadi, di dalam helikpter ada 13 orang. Semua orang di dalam helikopter dinyatakan telah meninggal dunia. Sebelas jenazah sudah dievakuasi ke RSUD Poso, sedangkan dua orang lagi masih dilakukan pencarian di sekitar tempat kejadian perkara.
Di dalam helikopter sebut terdiri dari Komandan Korem 132 Tadulako Kolonel Saiful Anwar, Kolonel Inf Ontang, Kolonel Inf Heri Setiaji, Mayor Inf Faki, Kapten Yanto (dokter), Letkol Tedi (Dandenpom Poso), Prada Kiky (ajudan Danrem).
Sedangkan kru helikopter yang juga meninggal dunia, terdiri dari Kapten Agung (pilot), Lettu Wiradhy (co pilot), Lettu Tito (co pilot), Sertu Bagus (mekanik), Sersan Karmin (mekanik), dan Pratu Bangkit (avionik).
Suara.com - Menurut informasi dari Pusat Penerangan TNI melalui pesan singkat yang diterima Suara.com, helikopter take off pukul 17.21 Wita dari Watutau Napu tujuan Poso.
Sampai saat ini, penyebab kecelakaan belum ketahuan. Tetapi pada waktu peristiwa terjadi cuaca di daerah tersebut sedang buruk.
"Untuk detailnya saat ini masih dicek dan didalami lebih jauh," kata Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen Sabrar Fadhilah kepada Suara.com.
Berita Terkait
-
Begini Jalur Evakuasi Korban Pesawat ATR42-500 dari Puncak Gunung Bulusaraung
-
Rekrutmen TNI AD 2026: Jadwal, Syarat Pendidikan, Batas Usia, dan Ketentuan Fisik
-
KSAD Minta Media Ekspos Kerja Pemerintah Tangani Bencana Sumatra
-
Operasi Gabungan Bongkar Jaringan Narkoba Terstruktur di Kampung Berlan
-
Kematian Kacab Bank: Polisi Tambah Pasal Pembunuhan, Tiga Anggota Kopassus Jadi Tersangka
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Prabowo Kumpulkan Eks Menlu: Apa Saja Poin Krusial Arah Politik Luar Negeri di Istana?
-
Partai Demokrat Desak Angka Ambang Batas Parlemen Dikecilkan, Herman Khaeron Ungkap Alasannya!
-
Temui Putra Mahkota Abu Dhabi, Megawati Kenalkan Pancasila sebagai Falsafah Pemersatu Bangsa
-
Saat Indonesia Jadi Pasar Rokok Terbesar ASEAN, Siapa Lindungi Generasi Muda?
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah