Suara.com - Seorang remaja berinisial AP yang baru berusia 15 tahun, ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan 4.639 paket sabu di Pekanbaru, Riau.
kepada polisi yang memeriksanya, AP mengatakan bercita-cita menjadi perwira polisi. Hal itu disampaikan AP saat disambangi Ketua Dewan Pembina Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Dr Seto Mulyadi atau yang kerap disapa Kak Seto di Polresta Pekanbaru, Senin (28/3/2016).
Sementara itu, seorang tersangka lainnya, EP yang juga merupakan rekan AP saat ditangkap di Kampung Narkoba pada Kamis malam (25/3) lalu mengatakan ingin menjadi anggota TNI.
Kak Seto mengunjungi kedua tersangka ini lantaran AP dan EP diketahui masih berusia 15 tahun atau anak di bawah umur. AP dan EP diringkus Satuan Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru bersama dua orang lainnya yakni RJ (20) dan RM (20).
Dalam perkara tersebut, RJ merupakan bandar sabu-sabu di Kampung Dalam atau dikenal sebagai Kampung Narkoba di Pekanbaru yang beromzet Rp6 miliar.
Saat berbicara dengan Kak Seto, kedua tersangka itu sempat menangis menyesali perbuatannya. Kepada Kak Seto, mereka mengaku mengetahui bahwa menjadi pengedar sabu-sabu itu adalah perbuatan yang salah.
Namun begitu, Kak Seto meminta kepada mereka agar tetap berusaha mengejar cita-cita mereka dengan belajar di sel tahanan.
"Banyak teman di Jakarta yang masuk sel, tapi tetap bisa ikut belajar dan ikut Ujian Nasional supaya cita-cita tercapai," ujar kak Seto.
Ia mengatakan bahwa semuanya tidak ada yang mustahil dan meyakinkan kepada kedua tersangka bahwa orang-orang hebat bisa berasal dari manapun. Dijelaskannya lagi, dalam perkara itu mereka merupakan korban dari Bandar yang berusaha mengeksploitasi anak-anak menjadi pengedar.
Sementara itu, Kasat Res Narkoba Polresta Pekanbaru, Kompol Iwan Lesmana mengatakan bahwa pihaknya akan berusaha mempercepat proses penyidikan untuk selanjutnya dilakukan tahap II dalam waktu 15 hari.
"Kita terus gesa penyidikan dan pemberkasan sehingga segera dilakukan tahap II," jelasnya. Nantinya selama penyidikan, ia juga mengatakan kedua tersangka akan didampingi oleh orang tua dan Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Riau.
Ketua LPA Riau, Esther Yuliani mengatakan pihaknya akan terus memantau proses penyidikan hingga penyerahan ke Kejaksaan dan sel tahanan.
"Kita akan pastikan mereka mendapatkan pendidikan yang layak," tegasnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Bobby Nasution Ajak Kolaborasi Total Berantas Narkoba, Siap Dukung Anggaran BNNP
-
Kreatif Tapi Kriminal: Penyelundup Sembunyikan Sabu Kristal Dalam Semangka Palsu di Perbatasan AS-Meksiko
-
Abang Ojol Bawa Paket Narkoba dari Kampung Ambon Jakbar, Penerima Sabu Modus Mi Instan Masih Misterius
-
Penggerebekan Kampung Boncos di Jakarta Barat Diwarnai Kejar-kejaran, Polisi Amankan 6 Paket Sabu
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek