Suara.com - Pengusaha nasional Erick Thohir diam-diam dipanggil oleh Presiden Joko Widodo ke Istana, Jakarta, Kamis (31/3/2016). Kedatangan Presiden club sepak bola Intermilan ini tidak ada dalam jadwal agenda Presiden hari ini.
Saat dikonfirmasi apakah kedatangan Tohir ke Istana menghadap Jokowi terkait perombakan kabinet atau reshuffle, Pramono tak membantah.
"Pokoknya saya ini kan Sekretaris Kabinet beliau (Presiden). Hal-hal yang perlu saya tahu, buat saya saja," kata Pram kepada wartawan di komplek Istana Kepresidenan.
Dia mengaku banyak hal yang dibahas dalam pertemuan tersebut.
"Ya tadi kami berdiskusi panjang dengan presiden," ujar dia.
Sebelumnya Jokowi rencananya ada kunjungan kerja ke Surabaya, Jawa Timur, namun hal itu tiba-tiba mendadak dibatalkan. Saat ditanya apakah batalnya Jokowi kunjungan kerja ke Jawa Timur karena tengah mempersiapkan perombakan kabinet, Pram enggan berkomentar. Dia justru mengalihkan pembicaraan tentang makanan.
"Tadi kebettulan makan siangnya enak bangat ikannya," ucap Pram mengalihkan.
Pram menambahkan agenda resmi Presiden hari ini hanya menerima Pengurus Besar NU di Istana Merdeka tadi pagi. Sedangkan agenda lainnya intern.
"Agenda Presiden lebih banyak intern hari ini. Kemudian menerima beberapa Menteri, " kata dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Bau Orba di Balik Polemik Surat Demo BEM UI, Polisi Sengaja Bungkam Kritik?
-
KPK Jadwalkan Pemeriksaan Saksi Kasus Fadia Arafiq, Pemkab Pekalongan Tegaskan Tak Ada Pengondisian
-
Tarif Transjabodetabek Mau Naik, Bos TJ Tetap Pertimbangkan Kantong Warga
-
NHM Raih Penghargaan PROPER Biru, Cerminan Kinerja Pengelolaan Lingkungan yang Taat
-
Judi Berkedok Permainan Anak Timezone Dibongkar di Jakarta, DPR Minta Bandar Dikejar
-
Ada Perbaikan Videotron, Jalur Cepat Semanggi Ditutup Lima Malam
-
KPK Dalami Dugaan Suap Rp21 Miliar Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama
-
Datang ke Jakarta Fair Bisa Sekalian Bayar Pajak Kendaraan, Begini Caranya
-
Jangan Tergiur SIM Instan! Korlantas: Hanya Polri Institusi Sah Terbitkan Izin Mengemudi
-
Viral Tawuran Berujung Curanmor di Karawang: Satu Pelaku Ditangkap, Polisi Buru Komplotan Lain