Suara.com - Partai Gerindra di Jakarta tidak merasa dipusingkan dengan ditangkapnya Mohamad Sanusi karena dituduh menerima suap proyek reklamasi Teluk Jakarta dari Agung Podomoro Land. Terutama Gerindra tengah menyaring bakal calon gubernur DKI Jakarta.
Ketua DPP Partai Gerindra Habiburokhman mengatakan kasus korupsi yang tengah membelit Sanusi itu urusan pribadi.
"Nggak, ini kan masalahnya Pak Sanusi. Itu berpengaruh pada nasib Pak Sanusi sendiri," kata Habiburokhman di Kantor DPP Gerindra, Ragunan, Jakarta Selatan, Senin (4/4/2016).
Menurut dia Sanusi bukanlah calon gubernur terkuat dari Gerindra. Posisi Sanusi saat ini adalah cikal bakal calon Gubernur DKI Jakarta. Gerindra pun belum memutuskan siapa yang akan diusung dalam menyambut Pilkada DKI Jakarta.
"Dia itu orang yang baru pengen jadi Gubernur. Belum melewati pemilihan apapun dalam partai, penjaringan juga belum ditentukan. Jadi, dia orang yang baru bercita-cita jadi gubernur," tuturnya.
Dia menambahkan Gerindra saat ini tengah mencari calon yang cocok. Apalagi, sambungnya, banyak kader yang dianggap mampu untuk melawan calon petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
"Indonesia kan banyak kader. Nggak hanya Ahok, banyak yang lebih baik, lebih cerdas dan lebih ganteng," kata Habiburokhman.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat