News / Metropolitan
Senin, 04 April 2016 | 15:35 WIB
Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, M. Sanusi, berjalan keluar seusai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Jumat (1/4/2016) malam. [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Partai Gerindra di Jakarta tidak merasa dipusingkan dengan ditangkapnya Mohamad Sanusi karena dituduh menerima suap proyek reklamasi Teluk Jakarta dari Agung Podomoro Land. Terutama Gerindra tengah menyaring bakal calon gubernur DKI Jakarta.

Ketua DPP Partai Gerindra Habiburokhman mengatakan kasus korupsi yang tengah membelit Sanusi itu urusan pribadi.

"Nggak, ini kan masalahnya Pak Sanusi. Itu berpengaruh pada nasib Pak Sanusi sendiri,"‎ kata Habiburokhman di Kantor DPP Gerindra, Ragunan, Jakarta Selatan, Senin (4/4/2016).

Menurut dia Sanusi bukanlah calon gubernur terkuat dari Gerindra. Posisi Sanusi saat ini adalah cikal bakal calon Gubernur DKI Jakarta. Gerindra pun belum memutuskan siapa yang akan diusung dalam menyambut Pilkada DKI Jakarta.

"Dia itu orang yang baru pengen jadi Gubernur. Belum melewati pemilihan apapun dalam partai, penjaringan juga belum ditentukan. Jadi, dia orang yang baru bercita-cita jadi gubernur," tuturnya.

Dia menambahkan Gerindra saat ini tengah ‎mencari calon yang cocok. Apalagi, sambungnya, banyak kader yang dianggap mampu untuk melawan calon petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

"Indonesia kan banyak kader. Nggak hanya Ahok, banyak yang lebih baik, lebih cerdas dan lebih ganteng," kata Habiburokhman.

Load More