Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti dan Wakapolri Komisaris Jenderal Budi Gunawan [suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Kepala Polri Jenderal Badrodin Haiti mengatakan kasus skandal The Panama Papers atau bocoran dokumen milik firma hukum Mossack Fonseca yang sebagian adalah pebisnis Indonesia yang menyimpan aset di luar negeri untuk menghindari pajak, merupakan kewenangan Direktorat Jenderal Pajak, Kementerian Keuangan.
"Itu kan kewenangan dari petugas pajak, Dirjen Pajak dalam hal ini," kata Badrodin di komplek Kepresidenan, Jakarta, Kamis (7/4/2016).
Menurut dia Dirjen Pajak perlu mengkaji data Panama Papers.
Kapolri mengakui sulit menemukan tindak pidana dalam skandal tersebut. Sampai saat ini belum ada delik pidana yang mengatur tentang pengusaha yang menyimpan uang di luar negeri.
"Karena belum tentu itu pelanggaran pidana umum atau pidana korupsi, yang jelas itu (skandal Panama Papers) menghindari pajak. Oleh Sebab itu Dirjen Pajak yang punya kewenangan soal itu," ujar dia.
Kendati demikian, Polri siap membantu menelusuri.
"Tapi kalau diminta kami siap membantu. Karena kami bekerjasama dengan Kementerian Keuangan, Dirjen Pajak dan lembaga terkait lainnya," kata dia.
"Itu kan kewenangan dari petugas pajak, Dirjen Pajak dalam hal ini," kata Badrodin di komplek Kepresidenan, Jakarta, Kamis (7/4/2016).
Menurut dia Dirjen Pajak perlu mengkaji data Panama Papers.
Kapolri mengakui sulit menemukan tindak pidana dalam skandal tersebut. Sampai saat ini belum ada delik pidana yang mengatur tentang pengusaha yang menyimpan uang di luar negeri.
"Karena belum tentu itu pelanggaran pidana umum atau pidana korupsi, yang jelas itu (skandal Panama Papers) menghindari pajak. Oleh Sebab itu Dirjen Pajak yang punya kewenangan soal itu," ujar dia.
Kendati demikian, Polri siap membantu menelusuri.
"Tapi kalau diminta kami siap membantu. Karena kami bekerjasama dengan Kementerian Keuangan, Dirjen Pajak dan lembaga terkait lainnya," kata dia.
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Connie Bakrie Sebut IKN Sekarang Kalah Tenar Sama Program MBG Rp1 Triliun Per Hari
-
Tunjangan Guru Naik, Komisi X DPR Beri Jempol Tapi Kasih Catatan Penting Ini
-
Gak Pakai Ribet! Di Jakarta Fair 2026 Bisa Belanja Sambil Bayar Pajak Kendaraan
-
Viral TNI Ikut Hadang Massa Mahasiswa saat Demo di Bundaran HI, Kapuspen: Atas Permintaan Polri
-
Bukan untuk Perang, Kenapa Komcad-TNI Dikerahkan Saat Demo Mahasiswa? Ini Kritik Tajam Koalisi Sipil
-
Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK
-
Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran