Artis sekaligus anggota DPR Krisna Mukti. [suara.com/Ismail]
Artis sekaligus Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKBO Krisna Mukti menganggap efek "Panama Papers" tidak akan sampai kepada masyarakat. Panama Papers sendiri merupakan bocoran data tentang pengusaha dan perorangan yang menyimpan asetnya di luar negaranya dengan tujuan menghindari pajak dalam negeri.
"Kalau untuk masyarakat sih, orang kayanya juga nggak tahu Panama Papers. Saya saja juga baru tahu kemarin. Saya rasa tidak terlalu ngefek (untuk masyarakat)," kata Krisna saat dijumpai di Gedung DPR, Kamis (7/4/2016).
Namun, menurutnya, isu tentang Panama Papers ini sangat berefek kepada elit dan jajaran petingi negara. Anggota Komisi X pun tidak mengetahui sejauh mana efek Panama Papers berdampak pada negara.
"Tapi nggak tahu untuk tingkat atas, tingkat elit, yang memang punya kepentingan dengan adanya Panama Papers. Saya nggak sampai ke situ ruang lingkupnya," kata dia.
Namun, menurutnya, data Panama Papers in bisa dijadikan pembelajaran, bila sesuatu keburukan tidak bisa selamanya disembunyikan. Apalagi di era teknologi yang canggih saat ini.
"Ini sebagai warning, pembelajaran, bahwa sebusuk-busuknya bangkai yang tersimpan suatu saat pasti akan ketahuan juga. Apalagi teknologi sekarang canggih, rahasia sekecil apapun gampang diketahui," kata dia.
Komentar
Berita Terkait
-
Begini Respons Cak Imin Soal Kelakar Prabowo 'PKB Harus Diawasi'
-
Bahlil Lahadalia Jamu Cak Imin dan Zulhas Hingga Dasco di Kediamannya, Bahas Apa?
-
Politik Emansipatoris di Pesantren, Belajar dari KH Imam Jazuli
-
Sikap PKB Usai Kiai Ma'ruf Amin Pilih Jalan Uzlah
-
Tak Hanya MUI, KH Maruf Amin Juga Mundur dari Ketua Dewan Syuro PKB, Ini Alasannya
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
5 HP Infinix RAM 8 GB Paling Murah, Pilihan Terbaik Mulai 1 Jutaan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
Terkini
-
Tolak Perpres Pelibatan TNI Atasi Terorisme, Koalisi Sipil: Berbahaya Bagi Demokrasi dan HAM
-
Survei UGM: 90,9% Masyarakat Puas Atas Penyelenggaraan dan Pelayanan Transportasi Libur Nataru
-
Prabowo Agenda Panen Raya di Karawang, Zulhas dan Bobby Naik Motor
-
Bongkar Total Tiang Monorel Mangkrak Tanpa Ada Penutupan Jalan? Ini Kata Pramono
-
Boni Hargens: Rekomendasi Kompolnas Normatif Saja Soal Reformasi Polri
-
Macet Parah di Grogol, Sebagian Layanan Transjakarta Koridor 9 Dialihkan via Tol
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Hujan Ringan Diprediksi Guyur Sebagian Besar Wilayah
-
Greenland Punya Tambang Melimpah, Trump Ngotot Mau Caplok Usai Serang Venezuela
-
Istana Prihatin Atas Teror Terhadap Influencer, Minta Polisi Lakukan Investigasi
-
Percepat Pemulihan Sumatra, Prabowo Bentuk Satgas Khusus Dipimpin Tito Karnavian