Suara.com - Dua lelaki kembar asal China yang menikahi dua perempuan kembar lainnya berhasil menemukan solusi agar tidak saling tertukar pasangan. Mereka berempat memutusakan untuk menjalani operasi bedah plastik agar bisa menyelesaikan masalah yang mereka alami sejak muda.
Kedua lelaki kembar asal Shanxi, China tersebut, Zhao Xion dan Zhao Xun, mengakui bahwa identitas mereka kerap tertukar sejak mereka masih muda. Kepada South China Morning Post, mereka menceritakan betapa kerabat mereka sering salah mengira Xin sebagai Xun, demikian pula sebaliknya. Selain wajah yang sama, suara merekapun sulit dibedakan.
Masalah itu kian menjadi ketika Xin dan Xun menikahi perempuan kembar. Istri mereka, Yun Fei dan Yun Yang, juga kembar dan bak pinang dibelah dua.
Di hari pernikahan mereka, orang tua kedua pasangan kembar tersebut sampai harus berulang kali memastikan identitas mereka agar masing-masing menikah dengan pasangan yang tepat.
Untuk menyudahi masalah yang selama ini mengganggu kehidupan mereka, Zhao bersaudara akhirnya memutuskan untuk mejalani operasi plastik.
Rencana menjalani bedah plastik itu mencuat saat keduanya berjalan-jalan usai makan malam dan salah menggandeng istri-istri mereka, demikian disampaikan South China Morning Post.
Sejumlah media melaporkan, Zhao bersaudara membuat sedikit perubahan pada wajah mereka agar bisa dibedakan satu sama lain. (Asia One)
Berita Terkait
-
Gelombang Panas di Prancis: Bayi Kembar 15 Bulan Tewas, Orang Tua Ditangkap
-
Butuh atau Cuma Incar Promo? Realita Belanja Tanggal Kembar di Era Digital
-
Promo Belanja Tanggal Kembar:Tradisi Baru Kaum Rebahan Buru Diskon Midnight
-
Checkout Impulsif Tanggal Kembar: Promo 6.6 Datang, Keranjang Belanja Aman?
-
Beli Barang karena Butuh atau Cuma Karena FOMO? Refleksi Sebelum Klik Checkout 6.6
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Febrie Adriansyah Hanya Dicekal ke Luar Negeri 20 Hari, Ini Penjelasan Imipas
-
Kecewa Disebut 'Biang Kerok' kalau Ada Keracunan, Mitra BGN Ancam Gembok Dapur Secara Nasional
-
Prabowo dan Luhut Bahas Ketahanan Ekonomi, GovTech Dipercepat agar Bansos Lebih Tepat Sasaran
-
Prabowo Hanya Mengangguk Dapat Laporan Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik
-
Audit Digital Jadi Kunci! Dana Banpol Naik Tak Jamin Bebas Korupsi
-
Pembongkaran JPO Tendean Selesai, Jalur Arah Pancoran Mulai Dibuka
-
KPK Geledah Rumah Anggota BPK Bobby Rizaldi, Dalami Kasus Dugaan Suap di Muara Enim
-
Kuntadi Masuk Bursa Jampidsus usai Febrie Adriansyah Mundur, Kejagung Belum Tahu?
-
Benarkah E-Voting untuk Pemilu Rawan Manipulasi? Pakar IT Ungkap Keunggulan Kertas Suara Manual
-
Sapa Jaksa Agung 'Kakak Asuh', Kapolri Dikritik: Sejak Kapan Jadi Subordinat?