Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar pertemuan dengan pimpinan DPR RI di Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat (15/4/2016).
Dalam pertemuan ini, dari kalangan legislatif tampak pula hadir mantan Ketua DPR, Setya Novanto (Setnov). Ini pertama kalinya Setnov datang ke Istana dan bertemu Jokowi, setelah mengundurkan diri dari kursi Ketua DPR terkait kasus perpanjangan kontrak karya dan dugaan permintaan saham PT Freeport Indonesia.
Setnov sendiri disebutkan kali ini hadir sebagai Ketua Fraksi Partai Golkar. Menurut pengamatan Suara.com, Setnov masih tampak rikuh ketika bertemu Jokowi. Tiba di ruang utama Istana Merdeka, Jokowi mempersilakan para pimpinan DPR tersebut duduk. Setnov pun tampak duduk di depan Jokowi.
Selain Setnov, pimpinan DPR yang hadir di antaranya adalah Ketua DPR Ade Komaruddin, Wakil Ketua DPR Fadli Zon, Wakil Ketua DPR Agus Hermanto, Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan, anggota Komisi I DPR Syaefullah Tamliha, serta Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR Winantuningtyastiti.
Dalam pertemuan ini, Jokowi sendiri didampingi sejumlah menteri Kabinet Kerja, yaitu Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkum HAM) Yasonna Hamonangan Laoly, serta Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo.
Usai pertemuan dengan pimpinan DPR ini, Presiden dijadwalkan akan menerima pimpinan dan anggota Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN). Kemudian pada pukul 14.30 WIB sore, Jokowi akan menerima klub bola dan asosiasi PSSI provinsi. Sementara pada pukul 15.00 WIB, Presiden dijadwalkan melantik Gubernur Lemhannas di Istana Negara.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'
-
Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS
-
Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle
-
Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Bebas Sampah: Kita Punya Teknologi Buatan Sendiri
-
Lakukan Evaluasi Imbas 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Bakal Tarik Pasukan Perdamaian?
-
Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus
-
Polemik Kasus Chromebook dan Ancaman Trial by The Press di Era Digital
-
Buronan Interpol dan Bos Mafia Asal Inggris Akhirnya Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai
-
Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek