Tersangka kasus suap DPRD DKI Jakarta Ariesman Widjaja usai di periksa di Gedung KPK di Jakarta, Sabtu (2/4). [suara.com/Oke Atmaja]
Suara.com - Presiden Direktur PT.Agung Podomoro Land (Tbk), Ariesman Widjaja mengakui ikut dalam pertemuan yang berlangsung di kediaman bos PT.Agung Sedayu Grup, Sugiyanto Kusuma bersama dengan sejumlah Pimpinan DPRD dan anggota DPRD DKI Jakarta. Hal itu disampaikan oleh Kuasa Hukum Ariesman, Adardam Achyar di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (19/4/2016).
"Kalau yang saya dengar tadi itu pertemuan silaturahmi," kata Achyar usai mendampingi pemeriksaan kliennya di Gedung KPK.
Menurutnya, pertemuan tersebut hanyalah kebetulan saja. Dengan demikian, imbuhnya, dalam pertemuan tersebut tidak membicarakan mengenai pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang reklamasi Pantai Utara Jakarta.
"Kalau tidak salah Pak Ariesman dari mana, kebetulan mampir ketemu dengan mereka, jadi bukan pertemuan yang diagendakan khusus membahas tentang raperda, artinya tidak ada pertemuan secara spesifik membahas raperda," katanya.
Oleh karena itu, Achyar membantah pernyataan kuasa hukum Mohamad Sanusi yang mengatakan bahwa saat pihaknya dari DPRD datang ke rumah Aguan, Ariesman sudah ada di situ.
"Nggak, nggak. Saya tidak mau keterangan saya itu diperhadapkan secara diametral dengan keterangan Pak Sanusi. Itu keterangan Pak Ariesman itu yang bisa saya sampaikan," kata Achyar.
Achyar menyebutkan, pihak DPRD yang hadir pada pertemuan Bulan Januari 2016 tersebut adalah Ketua Badan Legislasi Daerah DPRD DKI, Mohamad Taufik, Ketua DPRD DKI, Prasetio Edi Marsudi, dan Mohamad Sanusi. Dia mengaku lupa ketika ditanya soal adanya politisi Hanura, Mohamad Sangaji alias Ongen dalam pertemuan yang berlangsung di Pantai Indah Kapuk tersebut.
"Kalau Pak Ongen saya lupa, tapi ada Pak Pras, Pak Taufik, dan Sanusi sendiri, itu yang dia kenal," kata Mantan Pengacara Ketua Mahkamah Konstitusi, Akil Mochtar tersebut.
Komentar
Berita Terkait
-
Daftar Saham Milik Pengusaha Elite yang Temui Presiden Prabowo Pekan Ini
-
Tak Kunjung Penuhi Kewajiban Reklamasi, 45 Perusahaan Tambang Terancam Dicabut Izin
-
Hashim dan Anak Aguan Mau Caplok Saham UDNG, Bosnya Bilang Begini
-
Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir
-
Pemilik Pagar Laut Tangerang yang Ramai Dibahas Pandji Pragiwaksono
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Sinyal Damai di Selat Hormuz: PBB Sambut Langkah Iran, Trump Masih 'Kunci' Pelabuhan
-
Gerak Cepat, BPJS Ketenagakerjaan Penuhi Hak Beno Prasetio yang Wafat Dalam Kecelakaan Kerja
-
Satgas PKH Buka Suara Soal Pertemuan Letjen Richard Tampubolon dengan Gubernur Sherly
-
Langit RI Bocor? Menelusuri Celah Hukum Akses Pesawat Militer AS
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global
-
Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas
-
LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik
-
Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman
-
wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi