Suara.com - Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan Yuke Yurike meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tak sembarangan memperluas pelarangan peredaran kendaraan bermotor roda dua. Hal ini menyusul wacana Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan menambah jalur larangan untuk sepeda motor dari Sudirman sampai kawasan Senayan dari sebelumnya Jalan Medan Merdeka Barat - Jalan M. H. Thamrin sampai Bundaran Hotel Indonesia.
"Kalau pelarangan motor, waktu itu kan pernah tuh di tes (pas Bundaran HI - Jalan Medan Merdeka Barat). Nah apa hasilnya membuat nggak macet emang?" kata dia kepada wartawan, Rabu (20/4/2016).
Yuke sebenarnya tidak mempersilakan kebijakan penambahan jalur non sepeda motor asalkan benar-benar didasarkan pada evaluasi yang benar. Yaitu, kebijakan sebelumnya berhasil menekan kemacetan arus lalu lintas.
"Kalau bisa benar-benar mengurangi sih silakan saja (diperluas), tapi jangan buat masalah baru lagi karena motor jadinya harus cari jalan alternatif lain lagi, dan harus diperhitungkan apakah tidak menambah macet lagi," kata anggota Komisi B.
Yuke berharap kalau jalur larangan ditambah, pemerintah harus bisa mengatur jam pembatasan dengan baik dan meningkatkan alat transportasi publik yang memadai.
"Andaikata dilarang pun mungkin dikasih waktu, jam sekian sampai sekian. Cuma yang utama kalau menurut aku adalah kalau sudah tersedia cukup banyak kendaraan umum, nyaman, mudah, dan rutenya juga mudah," kata dia.
Dinas juga diminta menambah tempat parkir untuk menampung kendaraan roda dua.
"Jadi siapkan yang lain-lainnya juga, jangan nambah orang mikir lagi untuk cari jalan. Plus sosialisasinya jauh-jauh hari. Jangan sampai menyulitkan masyarakat, yang pakai mobil dipermudah, yang pakai motor tambah susah cari jalannya," kata dia.
Yuke meminta pemerintah melihat kasus kemacetan di Jakarta secara komprehensif, jangan sepotong-potong.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Heran Febrie Adriansyah Dipanggil sebagai Tersangka, Pengacara: Baru Kali Ini Kami Lihat
- Nasi di Rice Cooker Cepat Bau dan Kuning? Begini 10 Cara Mengatasinya
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Apa Manfaat Cleansing Cream Viva? Cek Harga dan Review Pembeli
-
LRT Kelapa Gading-Manggarai Ditargetkan Beroperasi Bulan Ini: Waktu Tempuh Cuma 28 Menit
-
Diduga Terlibat Aksi Penipuan Daring, Imigrasi Pontianak Ciduk 31 WNA Asal Malaysia dan Taiwan
-
Ajax Amsterdam: Maarten Paes Gila
-
Dari Rutinitas ke Gaya Hidup, Skincare Kini Makin Dekat dengan Generasi Digital
-
Purbaya Umumkan Defisit APBN Tembus Rp 235,6 Triliun per Juli 2026, Setara 0,91% PDB
-
Cegah Stunting dari Desa, Gunungkidul Perkuat Nutrisi hingga Sanitasi untuk Anak
-
5 Fork Sepeda Gunung Empuk Harga Terjangkau di Tahun 2026
-
Bahagia Tanpa Kita: Melepas Kemelekatan dari Hal yang Paling Dicinta
-
5 Tokoh Perempuan di Novel Klasik yang Punya Karakter Kuat, No Menye-Menye!