Jaksa Agung HM Prasetyo berkata terbata-bata saat memaparkan profil Devyanti Rochaeni, dan Fahri Nurmallo dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR, Kamis (21/4/2016).
Keduanya merupakan Jaksa yang terkena operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi karena menerima suap dalam perkara Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kabupaten Subang 2014.
"Devi ini pernah bertugas di Pontianak, kemudian di Sumatera selatan. Kalau nggak salah di Baturaja, terakhir ke Bandung. Suaminya ini sopir," kata HM Prasetyo dengan suara terisak menahan tangis di hadapan Komisi III DPR, Kamis (21/4/2016).
Kalimat Prasetyo kemudian berhenti sejenak. Saat melanjutkan kalimatnya, suaranya terbata-bata, menahan haru. "Dan dia sendiri untuk menambah penghasilannya, jualan kue. Dia jual kue. Dan ketika ditangkap justru dia sedang menyiapkan jualan kue," kata Prasetyo.
Prasetyo kemudian bercerita tentang Fahri Nurmalio. Fahri merupakan Jaksa di Kejati Jawa Barat. Namun, saat ini Fahri sekarang sudah dipindahkan ke Jawa Tengah. Prasetyo pun menyebut Jaksa Fahri merupakan anak yang baik.
Bambang susatyo pun menceletuki pernyataan Prasetyo. "Fahri Hamzah?" kata Bambang.
"Iya itu Fahri bukan Fahri Hamzah," kata Prasetyo menimpali Bambang dengan tawa yang cukup ceria.
Prasetyo pun menyerahkan proses ini ke KPK. Dia yakin, KPK punya bukti yang kuat saat melakukan operasi tangkap tangan ini. Dia berharap, KPK bekerja secara baik, objektif, proporsional dan profesional.
"Ini pelajaran berharga bagi Kejaksaan," katanya.
Komentar
Berita Terkait
-
Potensi Korupsi Program MBG Ramai Dilaporkan ke KPK, Ini Alasan Belum Ada Penindakan
-
MK Putuskan Hanya BPK yang Bisa Hitung Kerugian Negara, KPK Siapkan Edaran
-
Noel Tak Terima Dituntut 5 Tahun, Eks Penyidik KPK: Pejabat Korup Seharusnya Dihukum Lebih Berat
-
E-Katalog Cuma Formalitas? KPK Bongkar Siasat 'Deal' Haram Proyek Tulungagung di Luar Sistem
-
KPK Dalami Penukaran Uang Pejabat Bea Cukai yang Jadi Tersangka Korupsi
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
SNBT 2026 Meledak! Nyaris 900 Ribu Orang Rebutan Kursi PTN, Masih Berani Bersaing?
-
Tok! Habiburokhman Pegang Kendali Panja Revisi UU Polri, Ini Daftar Lengkap Anggotanya
-
Sengaja Dibiarkan Membusuk! Dompet Dhuafa Bongkar Siasat Israel Hambat Bantuan Gaza
-
Alasan Menkum Supratman Tambah Usia Pensiun Polisi: Angka Harapan Hidup Orang Indonesia Panjang
-
Tangan Ditarik Sampai Bunyi 'Krek', Relawan Dompet Dhuafa Ceritakan Detik-detik Sendi Dipatahkan IDF
-
Bayang-bayang 5 Tahun Bui, Nasib Eks Wamenaker Noel Diputus Hakim Pekan Depan
-
Sentil Budaya Rangking, Menteri Abdul Muti: Membandingkan Nilai Murid Itu Pemicu Bullying
-
Sapi Kurban Jumbo Prabowo-Gibran Tiba di Istiqlal Besok, Menag: Ini Kelas Berat Satu Ton Lebih!
-
Takut Teror Susulan, Ahmad Bahar Minta Perlindungan LPSK Usai Konflik dengan Hercules
-
'Saya Mengaku Bersalah', Penyesalan Noel ke Buruh dan Keluarga di Sidang Korupsi K3