Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Menko PMK Puan Maharani, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]
Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani menunggu laporan perkembangan terkait kerusuhan yang terjadi di Kabupaten Tolikara, Papua. Kasus tersebut dipicu oleh pembagian bantuan dana antar distrik.
"Sampai sekarang saya masih menunggu informasi yang lengkap soal Tolikara," kata Puan di DPR, Selasa (26/4/2016).
Menurut Puan update informasi dari TKP tidak cepat karena lokasinya yang terpencil dan akses ke sana sulit.
"Karena kondisi alam yang tidak memungkinkan kita untuk langsung ke sana. Tim sedang ada yang menuju ke sana, bukan sekarang tapi sejak berita itu keluar untuk mengecek kebenarannya," tutur Puan.
Pemerintah telah memerintahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Papua untuk bersiaga di sekitar lokasi agar sewaktu-waktu bisa berkoordinasi dengan pemerintah pusat.
"Saya meminta BPBD untuk tetap siap siaga di sana untuk melakukan langkah-langkah yang memang perlu dilakukan untuk koordinasi ke pusat," tuturnya.
Putri Megawati Soekarnoputri mengatakan bantuan dana antar distrik sudah disalurkan sejak awal Pemerintahan Presiden Joko Widodo. Mekanismenya melalui dana otonomi khusus.
"Saat ini memang saya masih mengecek apakah bantuan itu masih terus dilakukan atau tidak, lalu siapa yang melakukan pendistribusiannya. Karena memang itu tidak melalui pemerintah pusat, tapi melalui anggaran APBD yang ada di dana otonomi khusus," tutur dia.
"Sampai sekarang saya masih menunggu informasi yang lengkap soal Tolikara," kata Puan di DPR, Selasa (26/4/2016).
Menurut Puan update informasi dari TKP tidak cepat karena lokasinya yang terpencil dan akses ke sana sulit.
"Karena kondisi alam yang tidak memungkinkan kita untuk langsung ke sana. Tim sedang ada yang menuju ke sana, bukan sekarang tapi sejak berita itu keluar untuk mengecek kebenarannya," tutur Puan.
Pemerintah telah memerintahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Papua untuk bersiaga di sekitar lokasi agar sewaktu-waktu bisa berkoordinasi dengan pemerintah pusat.
"Saya meminta BPBD untuk tetap siap siaga di sana untuk melakukan langkah-langkah yang memang perlu dilakukan untuk koordinasi ke pusat," tuturnya.
Putri Megawati Soekarnoputri mengatakan bantuan dana antar distrik sudah disalurkan sejak awal Pemerintahan Presiden Joko Widodo. Mekanismenya melalui dana otonomi khusus.
"Saat ini memang saya masih mengecek apakah bantuan itu masih terus dilakukan atau tidak, lalu siapa yang melakukan pendistribusiannya. Karena memang itu tidak melalui pemerintah pusat, tapi melalui anggaran APBD yang ada di dana otonomi khusus," tutur dia.
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Gugur dalam Agresi AS-Israel, Silsilah Ali Khamenei Sebagai 'Sayyid' Keturunan Nabi Jadi Sorotan
-
Dino Patti Djalal Duga Agresi Militer AS ke Iran Upaya Pengalihan Isu Epstein Files
-
Ali Khamenei Gugur, Anwar Abbas Sebut Donald Trump Bandit Terbesar Abad Ini
-
Hamas Berduka atas Gugurnya Ali Khamenei, Kutuk Agresi Militer AS-Israel ke Iran
-
Bulan Ramadan 1447 H, PLN Hadirkan Promo Tambah Daya Melalui PLN Mobile
-
Anwar Abbas Dorong Rusia dan China Bersatu Bela Iran Hadapi Agresi AS-Israel
-
Menhub Minta Maskapai Rute Timur Tengah Tingkatkan Kewaspadaan Imbas Konflik AS-Israel dan Iran
-
Dubes Iran Sebut Agresi AS-Israel Sebagai Bagian Sejarah Panjang Intervensi Washington
-
Dubes Iran Minta Pemerintah RI Kutuk Serangan AS-Israel ke Teheran
-
Berbeda dengan Venezuela, Dino Patti Djalal Menilai Serangan AS-Israel Picu Konflik Berkepanjangan