Suara.com - Polresta Bekasi Kota, Jawa Barat, mendapati sejumlah serpihan yang diduga tulang manusia dari sebuah klinik kesehatan yang melakukan praktik aborsi di Margahayu, Bekasi Timur.
"Sedikitnya ada lima serpihan serupa tulang yang berhasil disaring petugas. Namun harus kita buktikan dulu kalau itu tulang manusia atau benda lain," kata Kapolresta Bekasi Kota Kombes Heri Sumardji di Bekasi, Kamis.
Menurut dia, serpihan itu diperoleh dari Bekasi Medical Center di Jalan Ir H Djuanda Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur.
Pihaknya melakukan penggeledahan di klinik yang berdiri di atas lahan sangat luas itu.
Setidaknya ada tiga area bangunan di lahan tersebut, terdiri dari bangunan lantai tiga yang dioperasikan sebagai klinik, bangunan apotik, serta bangunan tiga lantai yang diperuntukkan sebagai mess karyawan serta gudang.
Di antara ketiga bangunan tersebut ada kolam pemancingan yang cukup luas yang disisir petugas setiap ruangannya, Kamis (28/4).
Pada bangunan itu petugas mengamankan alat-alat kesehatan yang biasa dipergunakan dokter kandungan, semisal alat vakum, cocor bebek, tiang penyangga kaki, ranjang, dan lainnya.
Diperoleh juga bukti lain berupa bercak darah pada tisu, buku pendaftaran, rekam medis pasien, serta rekaman CCTV.
Sementara di bangunan yang diperuntukkan sebagai gudang, polisi mendapati tumpukan alat kesehatan juga obat-obatan kedaluwarsa.
"Tertera tanggal kedaluwarsa tahun 2004 pada kemasan obat tersebut," katanya.
Tak berhenti sampai di situ, polisi juga menelusuri lokasi pembuangan janin-janin hasil aborsi.
Saluran air di setiap kamar mandi disedot dengan melibatkan truk penyedot septic tank.
Kemudian di sudut lahan dekat kolam pemancingan, air sedotan septic tank yang berwarna hitam pekat dan berbau menyengat itu dikeluarkan sambil disaring menggunakan saringan pasir.
Setelah beberapa kali penyedotan, petugas mendapati serpihan-serpihan kecil serupa tulang yang panjangnya tak lebih dari 5 cm.
Serpihan serupa tulang berwarna hitam dengan diameter sangat kecil itu pun dimasukkan polisi ke amplop cokelat.
"Temuan ini kami kirim ke laboratorium di Cipinang yang hasil pemeriksaannya paling cepat diperoleh dua pekan mendatang," katanya.
Dikatakan Heri, dalam kasus itu pihaknya menangkap lima orang tersangka yakni YS, MRYN, NN, KRTN, dan MMN yang mengaku telah melakukan praktik aborsi lebih dari sepuluh tahun.
"Ada dua dokter yang sedang kita kejar, salah satunya pemilik klinik tersebut atas nama dokter Jabat," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup
-
Terbongkar! Detik-detik Penggerebekan Aborsi Ilegal di Apartemen Jaktim
-
Banyak Terjebak Praktik Ilegal, KemenPPPA: Korban Kekerasan Seksual Sulit Akses Aborsi Aman
-
Cerita Polisi Bongkar Kedok Klinik Aborsi di Apartemen Basura Jaktim, Janin Dibuang di Wastafel
-
Polda Metro Bongkar Bisnis Aborsi Ilegal Modus Klinik Online: Layani 361 Pasien, Omzet Rp2,6 Miliar
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat
-
Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi,Turun ke Bawah!
-
Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu
-
Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta
-
Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar
-
Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci
-
Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten
-
Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal
-
DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH
-
Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah