Suara.com - Sebuah perusahaan listrik negara tetangga Malaysia dari Negeri Sarawak berjanji siap memasok listrik ke wilayah Provinsi Kalimantan Utara. Baik jangka pendek maupun jangka panjang.
Perusahaan Malaysia tersebut bernama Sarawak Energy Berhad. Mereka ingin membantu krisis listrik di wilayah itu.
Sebelumnya perusahaan itu memasok sejumlah daerah di Provinsi Kalimantan Barat sebesar 50 megawatt (MW). Gubernur Kalimantan Utara, Irianto Lambrie berkunjung ke Kuching Negeri Sarawak 27 April lalu untuk menjajaki peluang pasokan listrik dari negeri jiran itu.
Meskipun belum ada jaringan interkoneksi ke Provinsi Kaltara, tetapi Sarawak Energy menawarkan pembangunan pembangkit tenaga listrik diesel (PLTD) yang dapat menggunakan bahan bakar gas (BBG).
"Mesin pembangkit listrik tenaga diesel milik Sarawak Energy Berhad ini didesain khusus di mana dapat menggunakan bahan bakar solar dan gas," ucap Irianto Lambrie.
Pertemuan dengan CEO Sarawak Energy Berhad, Datuk Torstein Sjotveit, Gubernur Kaltara menyatakan daya listrik yang dihasilkan dari PLTD tersebut mampu mencapai 20-100 MW.
Namun terdapat kendala merealisasikan pengadaan listrik dari negara tetangga itu karena peraturan di Indonesia harus melalui proses lelang. Sehingga diminta kepada manajemen Sarawak Energy Berhad untuk membuat proposal yang akan diajukan kepada Menteri Dalam Negeri, Menteri ESDM dan PT PLN (Persero) dan pemangku kepentingan lainnya.
"Untuk memastikan perusahaan Malaysia itu untuk memasok listrik ke Kaltara harus mematuhi ketentuan yang berlaku di Indonesia di mana harus melalui proses lelang. Makanya saya meminta kepada manajemen Sarawak Energy Berhad untuk mengajukan proposal skema yang ditawarkan.
Sehubungan dengan hal ini, Irianto Lambrie berjanji akan menindaklanjuti dan membicarakan permasalahan yang dihadapi. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Satu Keluarga Jadi Korban Kebakaran Maut di Sunter Agung, 4 Orang Meninggal Dunia
-
Bukan Bebas Murni, Mengenal Apa Itu Tahanan Rumah yang Kini Dijalani Nadiem Makarim
-
Nadiem Makarim: Malam Ini Saya Operasi, Tapi Siap Dengarkan Tuntutan Jaksa
-
Lagi Asyik Makan Sate Taichan di Kembangan, Motor Raib Digondol Maling: Pelaku Dikejar hingga Kedoya
-
Sesumbar Benjamin Netanyahu Mau Masuk ke Iran dan Ambil Uranium
-
Tak Butuh Bantuan China, Donald Trump: Xi Jinping Bestie Awak
-
Identitas 4 Pekerja Migran Indonesia yang Meninggal Tenggelam di Malaysia 10 Masih Hilang
-
Mentang-mentang Serumpun! Sindiran Pedas Malaysia Usai Puluhan WNI Jadi Korban Kapal Tenggelam
-
Eileen Wang Agen Rahasia China yang Menyelinap dan Sukses Jadi Walikota di AS, Kini Nasibnya Tragis
-
Pakar Ungkap Trik Licik Sindikat Judol Hayam Wuruk Lolos dari Blokir Pemerintah