Suara.com - Pebalap Mercedes, Nico Rosberg kembali mencetak pole position di Grand Prix Rusia, setelah mencatat waktu tercepat di kualifikasi pada Sabtu (30/4/2016). Sementara rekan satu timnya, Lewis Hamilton kembali tidak beruntung dan akan start dari posisi 10.
Rosberg yang sedang mengejar kemenangan beruntun keempat di musim ini, akan dibuntuti pebalap Williams Valtteri Bottas yang akan start dari posisi kedua.
Pebalap Ferrari Kimi Raikkonen dan pebalap Williams 'Brasil Felipe Massa akan start dari posisi tiga dan empat.
Juara dunia empat kali dari Ferrari, Sebastian Vettel sebenarnya mencatat waktu tercepat kedua saat kualifikasi. Tapi ia terkena pinalti mundur lima tempat karena penggantian gearbox tak terjadwal.
"Saya cukup percaya diri dengan catatan waktu yang cukup baik," kata Rosberg, yang mencatat waktu 0,706 detik lebih cepat dari Vettel.
Ia menambahkan, dua pebalap Ferrari yang cukup jauh tertinggal dan ketidakberuntungan Hamilton sehingga tidak dapat berpartisipasi di akhir kualifikasi menambah keyakinannya. Ini adalah pole position ke-24 sepanjang karir Rosberg. Dan, menurutnya ini
"Tentu saja, saya menyadari adanya faktor ketidakberuntungan dalam kompetisi ini, tapi saya akan mengatakan mereka sedang tidak beruntung," kata Rosberg kepada wartawan ketika ditanya apakah ia merasa beruntung.
Rosberg, yang membuntuti juara dunia tiga kali Lewis Hamilton dalam dua musim terakhir, kini memimpin 36 poin dari rekan satu timnya itu.
"Di sisi saya, saya tidak akan mengatakan hari istimewa, tapi aku benar-benar puas. Tidak ada banyak hari-hari seperti itu di luar sana," katanya. Ia menambahkan mobilnya berada di jalur yang tepat.
Hamilton, juara dunia tiga kali kembali tidak beruntung kali ini. Ia sempat mencatatkan waktu tercepat saat latihan bebas, namun mesinnya kembali mengalami gangguan saat kualifikasi dan harus start dari posisi 10.
"Ini gangguan mesin kedua, dan hal yang sama seperti balapan sebelumnya," keluh Hamilton tentang hasil kualifikasinya.
Di Cina dua pekan lalu Hamilton mulai dari belakang grid setelah ia gagal untuk mengatur waktu lap di kualifikasi karena kegagalan unit daya.
Pembalap Inggris, yang mengambil pole di dua balapan pertama musim ini tetapi kemudian dibuat mulai lambat, berjuang kembali untuk ketujuh dalam lomba di Shanghai.
"Ini situasi yang sangat aneh. Sepertinya kegagalan yang sama seperti di Shanghai, yang berarti kita harus menilai kembali akar penyebab kegagalan," ujar kepala Mercedes motorsport Toto Wolff kepada Sky Sports. (Reuters)
Berita Terkait
-
Akankah Max Verstappen Tinggalkan Red Bull? Ucapan Lama soal GP Kembali Disorot
-
Usai 4 Kali Juara bersama Verstappen, Gianpiero Tinggalkan Red Bull ke McLaren
-
Pembalap McLaren Oscar Piastri Amankan Posisi Kedua GP Jepang 2026
-
Terungkap! Performa Red Bull Bukan Alasan Max Verstappen Ingin Pensiun
-
Max Verstappen Isyaratkan Pensiun, Regulasi F1 2026 Dinilai Rusak Esensi Balap
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Fakta Mengerikan Penembakan 8 Anak di AS: Pelaku Eks Tentara, 7 Korban Anak Kandung Tersangka
-
Horor di Louisiana! Penembakan Brutal Tewaskan 8 Anak, TKP di 3 Rumah
-
Kades Salah Administrasi Tak Bisa Jadi Tersangka? Simak Aturan Baru dari Jaksa Agung Burhanuddin
-
Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu
-
Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra
-
Penikaman Kader Golkar Nus Kei di Maluku Tenggara Picu Kekhawatiran Stabilitas Daerah
-
Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah
-
Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap
-
Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan
-
Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima