Suara.com - Tim reserse Polres Sangihe, Sulawesi Utara berhasil menangkap Marthin Salama (35) setelah menjadi buronan selama dua bulan dalam kasus pembunuhan.
Wakapolres Sangihe Kompol Ucok Babak di Tahuna, Selasa (5/3/2016) mengatakan Marthin melarikan diri setelah membunuh warga Kampung Biro, Kecamatan Tabukan Tengah, Sangihe.
Marthin Salama menjadi buronan polisi Sangihe karena membunuh Hermit Gampamole (40) warga Kampung Biru Kecamatan Tabukan Tengah, selain melukai 6 orang warga lainnya, katanya.
Ucok mengatakan Marthin ditangkap tim reserse Polres Sangihe di tempat persembunyiannya Kampung Lehupu, Kecamatan Tabukan Selatan.
Tim Polres Sangihe yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Ario Bimo terpaksa menembak kaki tersangka karena saat penangkapan Minggu (1/5) malam pukul 00.00 karena melawan dan mencoba melarikan diri, kata Ucok Babak.
Sementara itu, Kasat Reskrim AKP Ario Bimo mengatakan informasi persembunyian tersangka diperolehnya dari laporan masyarakat.
"Kami mendapat laporan dari masyarakat tentang persembunyian tersangka pada Minggu siang sehingga tim langsung bergerak menuju ke lokasi setelah berkoordinasi dengan Polsek Tabukan Tengah dan Tabukan Selatan," kata dia.
Rumah persembunyian tersangka, kata kata Ario Bimo, berada di hutan yang jaraknya sekitar lima kilo meter dari pemukiman sehinga tim polisi harus berjalan kaki selama lima jam.
"Tim berangkat dari Kampung Lehupu pukul 17.00 WITA dan sampai di lokasi pukul 22.00 WITA. Setelah beristirahat dan melakukan pengepungan lokasi, pukul 00.00 dilakukan penangkapan," katanya.
Mathin sudah ditahan di Mapolres Sangihe, sedangkan sejumlah barang bukti diamankan.
Sementara Marthin di Mapolres Sangihe mengatakan dirinya saat kejadian 7 Maret 2015 dalam keadaan tidak sadar.
"Saya tidak sengaja melakukan pembunuhan dan penikaman di Kampung Biru, sebab waktu itu dalam kondisi tidak sadarkan diri," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Ratusan Mahasiswa UI dan UPNVJ Mulai Datang! 'Polisi Pembunuh' Menggema di Depan Mabes Polri
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
Tangis Ibunda Radit di DPR: Mahasiswa IPK 4,0 Jadi Terdakwa Pembunuhan di Pantai Nipah
-
Lorong Menuju Laut: Perlawanan Perempuan Sangihe Melawan Korporasi dalam Novel Dian Purnomo
-
Buronan Interpol Rifaldo Aquino Pontoh Aktor TPPO Jaringan Kamboja Ditangkap, Ini Tampangnya
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Debat ICW: Desak Politisi Lepas Pengaruh Bisnis demi Cegah Konflik Kepentingan
-
Debat ICW vs Politisi Muda: Soroti Larangan Pebisnis Ekstraktif Duduk di Legislatif
-
Audiens Debat ICW Kritik Jawaban Normatif Politisi dan Desak Reformasi Antikorupsi
-
Timur Tengah Memanas, KBRI Riyadh Minta WNI Siapkan Dokumen dan Segera Lapor Diri
-
Situasi Memanas: Otoritas UEA Tutup Ruang Udara, Ini Imbauan Khusus Bagi WNI di Abu Dhabi!
-
Teheran Tak Lagi Aman, Warga Iran Panik Usai Serangan ASIsrael: Kami Akan Mati di Sini
-
Sekjen PBB Desak AS-Israel Hentikan Serangan ke Iran, Risiko Perang Regional Sangat Nyata
-
Angkat Tema Energi Berdaulat untuk Indonesia Kuat, PLN Journalist Awards 2025 Apresiasi 18 Karya
-
Drone Iran Hantam Menara Burj Al Arab di Dubai
-
Daftar Penerbangan Bandara Soetta yang Dibatalkan Akibat Perang Iran 1 Maret 2026