Suara.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama memperingatkan pada hari Jumat (6/5/2016) bahwa menduduki Kantor Ova (terpilih sebagai Presiden AS, red) "bukan reality show,". Sindiran Obama ditujukan kepada kandidat Presiden AS dari Partai Republik yang selama ini terkenal vokal Donald Trump.
Perseteruan dengan Obama dinilai menjadi sarana Trump untuk menikmati dan memanfaatkannya untuk menggalang dukungan dari dalam partainya sendiri. Selama kampanye, Trump justru merasa senang karena miliarder tersebut melihat bahwa dukungan terhadap dirinya semakin kuat saat ia menyerang lawan-lawan politiknya.
Ditanya tentang Trump pada media briefing di Gedung Putih, Obama menyerukan kepada pers dan publik untuk menimbang laporan terakhir oleh Republik. Namun Obama tidak menunjuk pada satu masalah atau komentar tertentu dari capres tertentu.
"Ini bukan hiburan," kata Obama, referensi untuk latar belakang televisi Trump. "Ini bukan sebuah reality show. Ini merupakan kontes untuk presiden Amerika Serikat,".
Beberapa pemimpin Republik atas - Speaker ASPaul Ryan salah satunya, masih mengungkapkan kekhawatiran tentang Trump, yang menjadi calon dugaan partai pekan ini ketika dua rival Republik keluar dari perlombaan Gedung Putih.
Mantan Gubernur Florida Jeb Bush, yang gagal dalam pencalonan Partai Republik, telah memposting di Facebook bahwa dirinya tidak akan memilih Trump. "Donald Trump belum menunjukkan bahwa temperamen atau kekuatan karakter. Dia tidak ditampilkan menghormati konstitusi. Dan, dia bukan seorang konservatif yang konsisten. Ini semua adalah alasan mengapa saya tidak dapat mendukung pencalonannya," tulis Bush, menambahkan bahwa ia tidak akan memilih kemungkinan calon Demokrat Hillary Clinton baik.
Senator AS Senator Lindsey Graham dari South Carolina,yang juga gagal dalam pencalonan juga menolak untuk mendukung Trump. Pada hari Jumat, (6/5/2016), ia menyatakan bahwa dirinya juga akan melewatkan konvensi Partai Republik pada bulan Juli. Mitt Romney, yang memenangkan nominasi Partai Republik pada 2012, juga menolak untuk mendukung Trump.
Untuk Trump, menemukan musuh pemersatu seperti Obama dan Clinton bisa membantu menggalang Partai Republik kembali ke sisinya menjelang pemilihan umum 8 November 2016.
Obama kemungkinan akan menjadi fitur dari banyak kritik Trump dalam pemilihan umum. Partai Republik telah berusaha untuk melukis Clinton sebagai perpanjangan dari pemerintahan Obama yang akan melanjutkan semua kebijakannya.
Sejak efektif mengamankan nominasi pada hari Selasa (2/5/2016), Trump telah mulai menguji tema untuk menyerang Clinton, mantan menteri di era Presiden Obama. (Reuters)
Berita Terkait
-
Isu Rudal Menipis di Perang Iran, Donald Trump Kasih Kejutan Kondisi Tentara AS Versi Dia Sendiri
-
Perang di Selat Hormuz Berpotensi Mereda dalam 48 Jam Jika AS - Iran Tak Batal Damai
-
Pria Bersenjata Senapan Serbu Teror Area Klub Golf Donald Trump di California
-
Gugatan Tarif Impor Trump Resmi Diajukan 25 Negara Bagian AS
-
Info Orang Dalam: Gianni Infantino Mau Dilengserkan, Trump Siap Pasang Badan
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Viral Gegara Natalius Pigai, Ini 5 Buku Tipis Wajib Baca untuk Anak Muda yang Malas Baca Buku Tebal
-
Jogja Fashion Week 2026: Panggung Kreativitas dan Regenerasi Desainer Muda
-
Terungkap! Ini Cara Polda Jatim Bongkar Kasus Penipuan Berkedok Arisan Bodong
-
Fenomena Lipstick Effect, Kaburkan Kondisi Daya Beli Lemah
-
4 Tablet Xiaomi 8/256 GB Murah Mulai Rp2 Jutaan, Cek Spesifikasinya
-
Pertamina Lubricants Berharap Harga Oli Tak Naik Lagi
-
Apa itu Tinted Sunscreen? Mengenal Kandungan dan Cara Kerjanya
-
Berlatih 2 Kali Sehari, Shin Tae-yong Pakai Metode Timnas Indonesia di Persija
-
4 Rekomendasi Buku dari Hyunjin Stray Kids, Ada 'Vegetarian' hingga 'Almond'!
-
Mikroplastik dalam Kosmetik: Bagaimana Produk Kecantikan Bisa Mencemari Lingkungan?