Salah satu pendiri komunitas Teman Ahok, Singgih Widiastono, mengatakan sejak awal Mei jumlah formulir dukungan kepada Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) rata-rata hanya tujuh ribu buah per hari.
"Untuk bulan ini ada penurunan, hanya tujuh ribu KTP perhari," kata Singgih kepada Suara.com di Sekretariat Teman Ahok, Komplek Graha Pejaten 3, Jalan Pejaten Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (9/5/2016).
Menurut Singgih hal ini terjadi sebagian besar masyarakat Jakarta sudah mengembaikan formulir pada bulan-bulan sebelumnya.
"Animo masyarakat sudah membludak di bulan Maret, jadi semakin lama akan berkurang jumlahnya," kata Singgih.
Kendati demikian, kata Singgih, jumlah posko Teman Ahok untuk menjaring dukungan bertambah banyak.
"Kita tambah posko, biasanya kan satu kelurahan cuma satu posko, sekarang satu kelurahan bisa dua sampai tiga posko," kata Singgih.
Menurut informasi dari situs temanahok.com, pagi tadi sampai siang ini, jumlah fotokopi KTP yang sudah terkumpul sebanyak 7.505 buah.
Suara.com - Sedangkan sejak awal Mei hingga hari ini jumlahnya mencapai 60.147 buah.
Sementara total fotokopi KTP yang sampai saat ini terkumpul sudah mencapai 786.464 buah atau sudah berada di atas batas yang ditetapkan KPUD DKI Jakarta.
Mereka menargetkan pada bulan Juni menghimpun 900 ribu fotokopi KTP. Dan pada bulan Juli mencapai target sejuta fotokopi KTP. (Leonard Ardy Konay)
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
-
KPK Bakal Panggil Pihak Terkait Kasus Bank BJB, Termasuk Aura Kasih?
-
Jakarta Diguyur Hujan Deras Lagi: Puluhan RT di Jaksel Kembali Terendam, Petogogan Paling Parah
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
Terkini
-
Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB: Jabatan Bergilir atau Prestasi Diplomatik?
-
Bursa Calon Ketua OJK Memanas: Misbakhun Buka Suara Soal Isu Gantikan Mahendra Siregar
-
Gayus Lumbuun Bongkar Jalur Hukum Ijazah Jokowi: Harus ke PTUN, Bukan Ranah Pidana
-
Geger! Bom Molotov Dilempar ke Sekolah di Kubu Raya
-
Prabowo 'Hardik' Negara Besar Soal Pembantaian, Pakar UMY Ungkap Target Spesifik di Baliknya!
-
Mahfud MD Soroti Kekerasan Aparat: Reformasi Polri Diserukan, Brutalitas Masih Terjadi
-
Buntut Hujan Deras, 39 RT di Jakarta Selatan Dikepung Banjir Setinggi 30 Sentimeter
-
Mahfud MD Beberkan 4 Isu Krusial Komisi Reformasi Polri: Posisi Kapolri hingga Penguatan Kompolnas
-
Kecelakaan Maut di Cilandak: Pemotor Tewas Usai Hantam JakLingko Depan Warung Bakso
-
Drama Aura Kasih Berlanjut, Berpeluang Dipanggil KPK Terkait Ridwan Kamil di Luar Negeri