Suara.com - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan telah melakukan penyegelan terhadap 3 dari 17 pulau reklamasi di Teluk Jakarta (Pulau C, D dan G). Lantas bagaimana tanggapan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok?
"Saya kira penyegelan sesuai, karena dianggap melanggar kerja di lapangan, dengan Amdal (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan) yang ada," ujar Ahok usai meresmikan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak, Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (12/5/2016).
Ahok yakin 3 pulau yang sudah dipasangkan papan informasi penyegelan bukan berlandaskan izin prinsip dan izin pelaksanaan yang telah diberikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Adapun pengembang pulau C dan D adalah PT. Kapuk Naga Indah (KNI). Sedangkan pulau G, PT. Muara Wisesa Samudera (MWS). Mereka kata Ahok diberikan waktu selama 3 bulan untuk memperbaiki.
"Makanya, mereka diminta, kalau nggak salah 120 hari untuk memperbaiki cara teknik kerjanya. Supaya mirip dengan kajian Amdal san aturan," kata Ahok.
Kesalahan pengembang PT KNI dikatakan Ahok lantaran mereka menyatukan dua pulau, C dan D tanpa ada pemisah kanal.
"Jadi kita bukan membicarakan izin ini. Kita membicarakan aturan, persoalan adalah teknik reklamasinya salah. Agak sedikit menyimpang dari Amdal. Itu saja," jelas Ahok.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno