Suara.com - Salah satu penulis buku "Ahok Sang Pemimpin 'Bajingan'" menerangkan alasan dirinya menjadikan Spiderman dengan wajah Ahok sebagai cover bukunya. Sebab, ia menilai Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) adalah sosok pahlawan.
"Saya kira begini, kalian paham lah ya, bahwa Ahok itu seperti "superhero" (pahlawan super-red). Dia membawa jaring untuk menjaring orang-orang yang melakukan korupsi," ujar Maksimus Ramses Lalongkoe di gedung Joeang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (14/5/2016).
Menurut Ramses, walaupun saat ini tidak dibeking oleh partai politik, Ahok berani melawa pejabat publik maupun berhadapan dengan lembaga negara.
"Bahkan dia berani melawan KPK, nggak ada di negara ini yang berani lawan KPK, hanya Ahok yang berani," kata dia.
Ramses mengatakan, Ahok akan lebih 'gahar' lagi apabila menjadi Presiden Republik Indonesia. Menurutnya, apabila benar dia menjadi orang nomor satu maka akan banyak lagi pejabat korup yang harus berurusan dengan KPK.
"Dia pernah bilang 'kalau saya presiden saya habisi semua orang-orang di BPK itu' dia (Ahok) bilang begitu. Itulah sebenarnya pesan politik dari Ahok," jelas Ramses.
Berita Terkait
-
Ayah Bunga Zainal Meninggal, Ahok Kirim Karangan Bunga Duka Cita
-
Membaca Ulang Keberagaman di Indonesia dalam Buku Ahok Koboi Jakarta Baru
-
Titip Pesan ke Ahok Lewat Veronica Tan, Pramono Anung: Urusan Sumber Waras Sudah Beres
-
Eks Dirut Pertamina Soal Kesaksian Ahok: Buka Tabir Korupi LNG
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi
-
Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural
-
JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai
-
Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal