Suara.com - Direktur Balap Manor Racing, Dave Ryan, akui timnya masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah besar di pentas Formula 1 musim ini. Hal itu dilihatnya setelah menilik hasil kualifikasi kedua pebalapnya, Rio Haryanto dan Pascal Wehrlein, di Grand Prix Spanyol, kemarin.
Kendati sudah melakukan pengembangan pada sejumlah bagian di mobil Manor MRT05, namun hasil yang dituai Rio dan Pascal belum maksimal di Sirkuit Catalunya, Barcelona, tersebut. Seperti diketahui, Rio dan Pascal harus start dari belakang.
Rio mencatatkan waktu terbaik 1 menit 25,939 detik yang membuatnya harus start dari posisi terakhir. Sedangkan, Pascal satu tingkat di atas Rio usai membukukan waktu terbaiknya, 1 menit 25,745 detik.
"Sejauh ini, perasaan kami campur aduk. Di satu sisi, ada beberapa tanda-tanda positif dari pengembangan baru yang kami lakukan pada mobil. Di sisi lain, sirkuit ini selalu menyulitkan kami," kata Ryan seperti dikutip dari akun resmi Facebook Manor Racing.
"Kami masih banyak harus berbenah. Pascal dan Rio telah lakukan pekerjaannya dengan baik di kualifikasi, dan pastinya mereka kecewa dengan start yang harus mereka jalani di lomba. Namun begitu, mereka juga telah berjuang di beberapa balapan sebelumnya melawan mobil di sekitar mereka. Jadi, kita lihat saja hasil balapannya," pungkas Ryan.
Balapan akan dimulai pukul 19:00 WIB. Total, para pebalap akan bertarung selama 66 putaran di lintasan yang memiliki panjang 4,655 km yang memiliki karakteristik campuran antara lambat, sedang, dan cepat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat
-
Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
-
Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia
-
Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!
-
Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia
-
Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG
-
'Kode Merah' di Balik Room VIP: Bareskrim Bongkar Modus Narkoba di B-Fashion dan The Seven Jakbar
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Israel Jadi Negara Paling Tidak Disukai di Dunia Menurut Survei Global 2026
-
Sadis! Hanya Demi Motor, Pemuda di Karawang Nekat Habisi Nyawa Adik Kelas di Bantaran Citarum