Suara.com - Tim Uber Indonesia menurunkan atlet tunggal putri Gregoria Mariska pada partai kelima laga terakhir penyisihan grup C turnamen final Piala Uber menghadapi tim Thailand, yang akan digelar Selasa (17/5/2016).
"Semoga saya dapat bermain maksimal dan menyumbangkan angka untuk tim Indonesia," kata Gregoria saat ditemui sebelum pertandingan di Kunshan, Cina.
Ini merupakan pertandingan pertama bagi Gregoria sejak Indonesia menjalani laga penyisihan grup C Piala Uber pada Minggu (15/5/2016). Gregoria akan menghadapi tunggal putri Nitchaon Jindapol yang kini menempati peringkat ke-25 dunia.
"Kami mencoba realistis. Bukan karena kami kalah, tim Uber Thailand memang kuat terutama sektor tunggal yang lebih unggul di atas kertas," kata Manajer Tim Thomas dan Uber Indonesia Rexy Mainaky.
Pada tunggal kedua, Indonesia mengandalkan Hanna Ramadini menghadapi Busanan Ongbumrungpan. Busanan tercatat meraih satu kemenangan atas Hanna pada Kejuaraan Dunia Junior pada 2013.
Sementara pada ganda kedua, Merah-Putih menempatkan pasangan Tiara Rosalia Nuraidah-Anggia Shitta Awanda menghadapi pasangan Jongkolphan Kittiharakul-Rawinda Prajongjai.
"Nomor ganda masih menjadi andalan kami. Ganda putri berpeluang mengambil dua poin, satu poin dari tunggal putri," kata Rexy.
Atlet ujung tombak Uber Indonesia Maria Febe Kusumastuti turun pada partai pembuka melawan Ratchanok Intanon. Sedangkan ganda Della Destiara Haris-Rosyita Eka Putri Sari akan menghadapi pasangan Sapsiree Taerattanachai-Puttita Supajirakul. (Antara)
Berita Terkait
-
Gregoria Mariska Tunjung Hengkang, Putri KW Emban Tugas Berat di Pelatnas
-
12 Tahun Berkarier, Gregoria Mariska Tunjung Resmi Mundur dari Pelatnas PBSI
-
BNI Kawal Generasi Emas Baru, Tim Uber Indonesia Melaju ke Semifinal
-
Gregoria Ajukan Protected Rank 1 Tahun, Putri KW Berjuang Sendiri di 2026?
-
Gregoria Jalani Masa Pemulihan, PBSI Pastikan Pendampingan Medis hingga Psikologis
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
-
Cuma Butuh 5 hingga 7 Detik! Begini Cara Masak Daging Shabu-Shabu agar Tetap Empuk
-
Manfaatkan Situasi Toko Tutup, Kepala Minimarket di Cikande Coba Perkosa Kasir di Gudang
-
Dicalonkan PWNU Jatim, Cicit KH Hasyim Asy'ari Usung Dua Agenda Besar untuk PBNU
-
SEVENTEEN Akan Hiatus untuk Wajib Militer, Sisa 5 Member yang Tetap Aktif
-
Dana Mentok Rp 80 Juta? Ini Rekomendasi SUV 7-Seater Bekas Paling Nyaman untuk Keluarga
-
Dibalik Aksi Copet Massal, Ada "Arsip Zaman" Skena Musik Indonesia di Film Operasi Pesta Copet
-
Terobosan Muktamar NU: Bahas Usulan Zakat Jadi Diskon Langsung Pajak Terutang
-
Rumus Volume dan Luas Permukaan Kerucut Beserta Contoh Soalnya
-
Aksi DPR 27 Agustus: Dari Ketegangan Massa hingga Kesepakatan Tertulis RUU Perampasan Aset