Suara.com - Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengapresiasi keputusan Partai Golongan Karya (Golkar) untuk mendukung pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Menurut Hasto, dukungan tersebut menjadi energi positif untuk mempercepat terwujudnya program kerakyatan yang diusung pemerintah.
"Ini perlu diapresiasi, komitmen kekaryaan Partai Golkar untuk mendukung Presiden Jokowi positif. Jadi energi tambahan untuk mempercepat program kerakyatan," kata Hasto di GOR Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (21/5/2016).
Hasto berharap, dengan dukungan Partai Golkar, program-program pemerintah yang sempat terhambat karena tak didukung parlemen, bisa kembali dijalankan.
"Sangat baik sekali, di masa lalu ada agenda (pemerintah) yang terhambat karena kurang dukungan dari parlemen," ujar Hasto.
Dirinya optimistis, dukungan Golkar dapat mempercepat program-program yang belum terwujud itu.
"Seperti kedaulatan pangan, dan program lainnya dapat dilakukan dengan baik pastinya," ujar Hasto.
Seperti diketahui, dukungan terhadap pemerintahan Jokowi sudah disampaikan oleh Ketua Umum terpilih Partai Golkar, Setya Novanto beberapa waktu lalu. Dalam acara diskusi Dialektika Demokrasi bertajuk Quo Vadis Golkar di Parlemen dan Pemerintahan di Media Center, gedung Nusantara III, DPR, Kamis (19/5/2016), Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto menegaskan akan mendukung dan membela Presiden Joko Widodo di bursa Pemilihan Presiden 2019.
Berita Terkait
-
PSI Lampung Siaga Satu Sambut Jokowi, Siapkan Agenda Besar Bareng Relawan Gibran
-
Agenda Keliling Indonesia Jokowi, Pengamat Nilai Ada Target Politik 2029
-
Jokowi Siap Safari Politik, Partai Besar Wajib Waspada Basis Suara Digoyang Demi PSI
-
Banyak Masyarakat Masih Mampu Berkurban, Golkar Sebut Ekonomi Indonesia Masih Oke
-
Bahlil Sumbang Hewan Kurban ke Seluruh DPD Golkar, Totalnya Lebih dari 40 Ekor
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
Terkini
-
Banjir Bandang Poso: Warga Terisolasi, BNPB Minta Bantuan Alat Berat
-
Ibu Muda Ditemukan Tewas Bersama Balitanya, Suami Diamankan Polisi
-
Waspada Fenomena Bulan Purnama, BMKG Prediksi Banjir Rob Kepung Pesisir NTT Hingga 2 Juni
-
Indonesia Berduka, TNI AD Kehilangan Putra Terbaik Jenderal Ryamizard Ryacudu
-
Toko Kosmetik di Sawah Besar Digerebek, Ternyata 'Gudang' Ribuan Butir Pil Tramadol dan Hexymer
-
Berawal Kenalan, Anak di Bawah Umur jadi Korban Kekerasan Seksual Pemuda di Tambora
-
PSI Lampung Siaga Satu Sambut Jokowi, Siapkan Agenda Besar Bareng Relawan Gibran
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Tragedi Pantai Ampenan Berakhir Duka, Jasad Bocah 9 Tahun Ditemukan Mengapung di Perairan Bintaro
-
Dulu Cap PKI Sekarang 'Antek Asing', Pola Lama Bungkam Kritik dengan Wajah Baru