Suara.com - Sebanyak 4.036 lowongan kerja tersedia dalam bursa kerja yang digelar Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Ketenagakerjaan tanggal 24-26 Mei 2016 di pusat perbelanjaan Tangerang City.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang Abduh Surahman mengatakan lowongan pekerjaan itu tersedia dari berbagai perusahaan.
Berdasarkan data, ada 42 Perusahaan yang akan ikut dalam "Job Fair" mulai dari industri garmen, tekstil, perbankan hingga pusat belanja.
"Kegiatan 'job fair' sengaja dilaksanakan setelah para siswa lulus sekolah. Hal ini dilakukan untuk membantu para siswa yang ingin bekerja untuk mendapatkan pekerjaan," ujarnya di Tangerang, Selasa (24/5/2016).
Selain menyediakan lowongan pekerjaan di dalam negeri, ada juga perusahaan yang membuka kesempatan kepada masyarakat untuk bekerja di luar negeri meski minat masyarakat tidak sebesar pekerjaan di dalam negeri.
Besaranya animo masyarakat untuk datang ke bursa kerja membuat Dinas Ketenagakerjaan melakukan inovasi seperti halnya sosialisasi mengenai adanya pencarian kerja daring dengan mengakses laman https://disnaker.tangerangkota.go.id/.
Dalam laman tersebut, banyak perusahaan yang membuka lowongan kerja dan dapat mengirim lamarannya secara daring sehingga memudahkan para pencari kerja.
Lalu ada juga ruangan "Career Center" di kantor Dinas Ketenagakerjaan lantai 4 dengan fasilitas empat komputer berisi informasi lowongan pekerjaan.
"Jadi masyarakat bisa mencari kerja melalui 'job fair' atau mengakses situs kami atau datang ke kantor. Karena kami selalu informasikan mengenai info lowongan kerja terbarukan," tambah Kabid Penempatan dan Perluasan Kerja Disnaker Kota Tangerang Mahdiar.
Untuk serapan tenaga kerja dalam kegiatan Job Fair, Mahdiar menjelaskan, besarannya mencapai 70 persen. Semua perusahaan yang ikut dalam kegiatan selalu dipantau dan diawasi untuk tindak lanjut dari pembukaan lowongan kerja.
"Tak hanya sebatas kegiatan saja. Kita juga selalu menanyakan untuk tindak lanjut dari proses penerimaan dan meminta data jumlah tenaga kerja yang terserap sebagai bahan evaluasi dan pendataan," tambahnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
- Ironi Letjen Lodewyk Pusung: 32 Tahun Setia di Militer, Tumbang dalam 1,5 Tahun Urus Gizi Nasional
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Konflik Lahan Rumpin vs TNI AU Belum Tuntas, Warga Kembali Mengadu di Aksi Kamisan
-
Said Iqbal Dikabarkan Masuk Kabinet Prabowo, Tinggal Tunggu Pelantikan?
-
KPK Bongkar Transaksi Aneh Anak Buah Silmy Karim: Bayar Rumah Mewah Pakai Kepingan Emas
-
Modus Licin Staf Imigrasi, Pakai Rekening OB dan Cleaning Service Buat Tampung Duit Suap Izin WNA
-
Kejagung Diminta Usut Tuntas Korupsi MBG Dadan Cs dan Dugaan Monopoli Dapur
-
Resmi! Prabowo Berhentikan Silmy Karim dari Jabatan Wamen Imipas
-
Silmy Karim Diduga Terima Uang Pemerasan Sejak Jadi Dirjen Hingga Wamen Imipas
-
Keras Feri Amsari di Aksi Kamisan: Parpol Jadi Perusahaan Keluarga, Ketua Partainya Hasil Warisan
-
Aksi Kamisan 910: Indonesia Darurat Militerisme, Anak Papua Jadi Korban Agresi di Pengungsian
-
Modus Kasus Silmy Karim Dkk: Persulit Izin Tinggal WNA, Paksa Bayar Uang Tambahan