Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menilai Kartu Jakarta One yang rencananya segera diluncurkan itu dianggap lebih multi fungsi daripada Kartu Jakarta Pintar (KJP). Ahok pun menginginkan penggunaan kartu Jakarta One itu bisa melebihi kartu sakti yang berasal dari Hongkong, Octopus.
"Jakarta One ini dasarnya dari KJP. Kami ingin kartu ini lebih dari octopus buat parkir segala macam bisa jadi hanya satu. Jakarta One juga bisa juga e-KTP ya namanya juga kartu jumbo," kata Ahok usai menghadiri rapat koordinasi di gedung Bank Indonesia, Jakarta, Kamis (2/6/2016).
Dikatakan Ahok, nantinya penggunaan kartu Jakarta One akan digunakan untuk berbagai kebutuhan warga yang di antarnya pengalokasian subsidi beras bagi warga miskin di Jakarta.
Adapun subsidi beras miskin yang diprogramkan pemerintah pusat untuk Jakarta mencapai ratusan miliar.
"Misalnya kami ingin sekali subsidi beras miskin oleh pemerintah sebesar Rp300 miliar ini langsung dimasukkan saja di Jakarta One," katanya.
Kartu Jakarta One nantinya akan dipegang oleh ibu rumah tangga.
"Sehingga ibu rumah tangga bisa beli beras secara langsung, enggak yang jelek lagi," kata Ahok.
Dalam mempersiapkan peluncuran Kartu Jakarta One, Pemprov DKI telah menggelar rapat koordinasi dengan pemerintah dengan tema Peningkatan Daya Saing Kawasan Perkotaan sebagai Pengerak Ekonomi Regional. Pejabat yang hadir di antaranya Gubernur BI Agus Martowardojo, Menteri Perdagangan Thomas Lembong, Menteri Bappenas Sofyan Djalil, Menkoinfo Rudiantara, dan Wali Kota Makasar Mohammad Ramdhan Pomanto.
Berita Terkait
-
Ratna Protes Slank Boleh Nyanyi di KPK, Tapi Ahmad Dhani Dilarang
-
Ahok: Raskin Rp1.600 Perkilogram, Tapi Mutunya Jelek
-
Ahmad Dhani: Bila KPK Tak Jadikan Ahok TSK, Buruh Mogok Tiga Hari
-
Ahmad Dhani Ngaku Dapat Bocoran, Ahok Bakal Jadi Tersangka KPK
-
Ngotot Demo di Gedung Lama KPK, Ahmad Dhani Dkk Diusir
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara