Suara.com - Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei memastikan tak akan bekerjasama dengan Amerika dan Inggris untuk mengatasi permasalahn regional di kawasan Timur tengah. Pernyataan ini disamapikan Khamenei dalam pidatonya di stasun televisi pemerintah.
Dalam pernyataannya, Khamenei menyebut Amerika dan Inggris sebagai musuh besar Iran.
"Amerika telah memusuhi Iran sejak Revolusi Islam (tahun 1979). Sebuah kesalahan besar jika kita memercayai 'Iblis' Inggris dan 'Raja Setan' Amerika," kata Khamenei seperti dikutip laman Reuters.
"Kita tak akan pernah bekerjasama dengan Amerika untuk mengatasi krisis regional yang terjadi (di Timur Tengah). Tujuan mereka di Timur Tengah berbeda 180 derajat dengan Iran," lanjut Khamenei.
Khamenei juga memastikan perundingan nuklir antara AS dengan Teheran tak akan pernah menemukan kesepakatan. (Reuters)
Berita Terkait
-
Khamenei Ejek Trump: Serangan Nuklir Gagal, AS Cuma Bisa 'Membual' untuk Tutupi Malu
-
Panas! Iran Seret AS-Israel ke PBB Usai Trump Ancam 'Akhiri Hidup' Ayatollah Khamenei
-
Ayatollah Ali Khamenei Diancam Bakal Dibunuh Israel, Dubes Iran: Dia Bukan Pihak yang Memulai Perang
-
Situs Nuklir Iran Diserang, Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Target Balasan
-
Ali Khamenei Tegaskan Iran Tidak Akan Berunding dengan AS
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Dugaan Kekerasan Mahasiswa UNISA Yogyakarta Resmi Dilaporkan ke Polresta Sleman
-
Prabowo Yes, Gibran Nanti Dulu, PAN Belum Tegaskan Dukungan Wapres Dua Periode
-
Bukan Mendadak! Juda Agung Ungkap Rahasia Tugas Wamenkeu yang Sudah 'Disiapkan' Sejak Jadi Deputi BI
-
Potret Harmonis Dwitunggal Jakarta: Saat Pramono Beri Pesan Menyentuh di Hari Bahagia Rano Karno
-
Tak Mau Kalah dari PKB, Giliran PAN Nyatakan Siap Dukung Prabowo 4 Kali di Pilpres
-
Usai Lakukan 2 OTT, KPK Sudah Tetapkan Tersangka Kasus Pajak Kalsel dan Bea Cukai Jakarta
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
OTT Bea Cukai, KPK Ciduk 17 Orang dan Amankan Mata Uang Asing hingga Logam Mulia
-
6 Fakta Kasus Kekerasan Mahasiswa UNISA Yogyakarta, Pelaku Diduga Anak Kades Bima
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang