Suara.com - Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei memastikan tak akan bekerjasama dengan Amerika dan Inggris untuk mengatasi permasalahn regional di kawasan Timur tengah. Pernyataan ini disamapikan Khamenei dalam pidatonya di stasun televisi pemerintah.
Dalam pernyataannya, Khamenei menyebut Amerika dan Inggris sebagai musuh besar Iran.
"Amerika telah memusuhi Iran sejak Revolusi Islam (tahun 1979). Sebuah kesalahan besar jika kita memercayai 'Iblis' Inggris dan 'Raja Setan' Amerika," kata Khamenei seperti dikutip laman Reuters.
"Kita tak akan pernah bekerjasama dengan Amerika untuk mengatasi krisis regional yang terjadi (di Timur Tengah). Tujuan mereka di Timur Tengah berbeda 180 derajat dengan Iran," lanjut Khamenei.
Khamenei juga memastikan perundingan nuklir antara AS dengan Teheran tak akan pernah menemukan kesepakatan. (Reuters)
Berita Terkait
-
AS-Israel Bongkar Kebohongan Sendiri usai Serang Kampus Iran, Isu Nuklir Cuma Bualan
-
Puan Sampaikan Duka Cita Mendalam atas Wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei
-
Menguak Surat Megawati untuk Ali Khamenei di Tengah Retaknya Hubungan Batin Iran-RI
-
Jejak Mojtaba Khamenei: Sosok di Balik Layar yang Kini Jadi Pemimpin Tertinggi Iran
-
Profil Mojtaba Khamenei, Penerus Ali Khamenei di Tengah Kecamuk Perang
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat