Suara.com - Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan menyatakan akan mendukung penuh upaya pemerintah mengendalikan harga sembilan bahan pokok (sembako) menjelang Ramadan dan Lebaran tahun 2016.
"PDI Perjuangan sebagai partai pengusung pemerintah memberikan dukungan terhadap kebijakan pengendalian harga sembako menjelang puasa dan Lebaran," ujar Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dijumpai dalam acara Bulan Bung Karno di JCC, Jakarta, Sabtu (4/6/2016) malam.
Hasto menekankan bulan Ramadan merupakan hari besar umat muslim sehingga momentum tersebut tidak boleh dimanfaatkan orang yang tidak bertanggung jawab untuk memainkan harga bahan pokok.
"Negara tidak boleh kalah dengan orang-orang yang tidak bertanggung jawab itu," kata Hasto.
Hasto mengaku telah mendengar kabar pemerintah akan mencanangkan batas maksimum kenaikan harga bahan pokok, dan di sisi lain akan mendorong penurunan harga sejumlah bahan pokok jika dimungkinkan.
Kebijakan semacam ini, kata Hasto, merupakan upaya yang cukup baik dan mencerminkan persiapan matang pemerintah dalam mengantisipasi kenaikan harga sembako menjelang puasa. (Antara)
Berita Terkait
-
Harga BBM dan Sembako Naik, Puan Minta Pemerintah Lakukan Mitigasi Cepat
-
Cegah Penimbunan Hingga Permainan Harga, Polres Metro Jakarta Barat Sidak Pasar di Kebon Jeruk
-
Update Harga Sembako: Cabai dan Bawang Merah Putih Turun, Daging Sapi Naik
-
Gus Ipul Dukung Langkah Tegas Gubernur Aceh Larang Jual Mahal Sembako Pasca-Bencana
-
LPS soal Indeks Situasi Saat Ini: Orang Miskin RI Mengelus Dada
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan