- Mensos Gus Ipul kecam tindakan menaikkan harga sembako di lokasi bencana.
- Ia mendukung langkah Pemda Aceh yang melarang dan akan menindak tegas pelaku.
- Gubernur Aceh sebelumnya telah laporkan lonjakan harga sembako ke Presiden Prabowo.
Suara.com - Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengecam tindakan menaikkan harga bahan pokok di wilayah terdampak bencana di Sumatra. Ia menyebut perilaku tersebut tidak pantas dan tidak berperikemanusiaan.
Gus Ipul mengingatkan seluruh pelaku usaha, dari pedagang tradisional hingga toko modern, agar tidak memanfaatkan situasi krisis untuk mencari keuntungan. Menurutnya, masyarakat yang tengah berduka justru membutuhkan solidaritas.
"Sungguh tidak pantas dalam situasi seperti ini kita menaikkan harga, di tengah-tengah orang yang lagi berduka," kata Gus Ipul dalam keterangannya, Rabu (10/12/2025).
Dukungan untuk Langkah Tegas Pemda
Oleh karena itu, Gus Ipul mendukung penuh sikap tegas Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) dan Bupati Tamiang yang telah mengeluarkan instruksi larangan menaikkan harga bahan pokok.
"Kemarin Gubernur Aceh sudah mengatakan jangan ada toko-toko yang memanfaatkan kesempatan. Kasihan warga kita," tuturnya.
"Bahkan Bupati Tamiang mengeluarkan surat edaran dan instruksi agar para penjual tidak menaikkan harga," imbuh Gus Ipul.
Ia menegaskan, langkah para kepala daerah ini adalah keputusan yang tepat dan akan didukung oleh pemerintah pusat. Pihaknya akan terus memantau perkembangan harga di lapangan untuk mencegah adanya spekulasi.
Sebelumnya, Gubernur Aceh Mualem telah melaporkan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto mengenai lonjakan harga kebutuhan pokok, khususnya telur, pasca-banjir besar.
Baca Juga: Medan Terjal Hambat Distribusi BBM di Aceh, Sumut, dan Sumbar, Pengamat Bilang Masih Wajar
Dalam rapat terbatas pada Minggu (7/12/2025), Mualem bahkan meminta Menteri Dalam Negeri untuk menyusun aturan yang dapat membatasi kenaikan harga sembako di wilayah bencana.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos
-
Fairuz Al Rafiq & Sonny Septian Terapkan Pola Asuh Mereka di Film Anak-Anak Bambu
-
Pakar Soroti Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus, Dorong KPK Ambil Alih
-
Menkeu Ancam Kejar Peserta Tax Amnesty Bandel, PPATK Ikut Telusuri Dana Masuk
-
Penghitungan Kerugian Negara Disorot, BPKP Diminta Evaluasi Metode Audit
-
Jogja Dibanjiri Event, Pelaku Industri Kreatif Diingatkan Jangan Ganggu Aktivitas Warga
-
Tolak Rencana Pembatasan Kadar Nikotin dan Tar, APTI Minta Perlindungan Presiden
-
Tahir Solo Museum Resmi Dibuka, Ada Fosil Dinosaurus 20 Meter!
-
Ulasan Novel Lara Rasa, Menata Ulang Masa Depan Sebelum Usia Tiga Puluh
-
Arsenal Gunakan Jalur Agen untuk Datangkan Bruno Guimaraes, Newcastle Mulai Gerah