Suara.com - Musisi yang berhasrat menjadi gubernur Jakarta periode 2016-2022, Ahmad Dhani, memenuhi janji mendatangi Polda Metro Jaya, Senin (6/6/2016).
Maksud kedatangannya untuk menemui Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Moechgiyarto. Dia ingin minta penjelasan langsung dari Kapolda mengenai pernyataan Kapolda yang akan mempidanakan Ahmad Dhani menyusul pemeriksaan delapan kru dan penahanan mobil tronton berisi alat peraga aksi menjelang konser Panggung Rakyat Tangkap Ahok di gedung KPK pada Kamis (2/6/2016) lalu.
"Karena saya harus ketemu meneyelesaiakan masalah penting. Polda katakan saya bisa dipidanakan," kata Ahmad Dhani.
Ahmad Dhani yang tiba pukul 10.50 WIB bersama beberapa teman, juga ingin mempertanyakan kenapa rencana konser Panggung Rakyat Tangkap Ahok dilarang tampil di depan kantor KPK. Dia merasa menyampaikan aspirasi merupakan haknya.
"Kenapa ini bisa terjadi, siapa yang larang kita aktivis demo di depan gedung KPK. Kenapa kami alami kesulitan demo di KPK," katanya.
Ahmad Dhani juga menegaskan mobil tronton yang ditahan Polda Metro Jaya bukan miliknya.
"Yang bawa tronton bukan saya, itu bukan perintah saya. Aktivis lain, yang milik saya mobil boks sama APV," kata dia.
Ketika Ahmad Dhani dan dan beberapa Aktivis Cinta Tanah Air tadi masuk ke gedung utama Polda Metro Jaya, dia diminta menunggu lantaran Moechgiyarto sedang rapat. Saat ini, Ahmad Dhani pun menunggu.
Ahmad Dhani bersikeras hari ini harus menemui Moechgiyarto untuk klarifikasi informasi.
"Kami butuh klarifikasi, karena kami akan berdemo lagi," kata Ahmad Dhani.
Ahmad Dhani dan Polda Metro Jaya ribut sejak Kamis lalu ketika truk tronton dan delapan anak buahnya diamankan Polda Metro Jaya menjelang konser bertajuk Panggung Rakyat Tangkap Ahok di gedung KPK. Gara-gara itu, konser batal.
Polisi mengamankan tronton berisi alat-alat, seperti alat musik, agar jangan sampai konser membuat arus lalu lintas macet. Lagipula, menurut polisi, konser tersebut belum mengantongi izin.
Hari itu, dia dan Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti juga sempat ribut.
Ahmad Dhani mengaku sebelum truk tronton diamankan, dia ditelepon Krishna Murti terkait rencana unjuk rasa di gedung KPK. Menurut Dhani, Krishna melarang demo atas instruksi Presiden Joko Widodo.
"Saya kemarin ditelepon Dirkrimum. Pak Dir bicara ke saya, katanya, instruksi Presiden, nggak boleh demo di KPK," kata Ahmad Dhani.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup
-
Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif
-
Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil
-
Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum
-
Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!
-
Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat
-
Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri
-
Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat
-
Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG
-
Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri