Suara.com - Kelompok militan ISIS membakar hidup-hidup 19 perempuan Yazidi lanytaran menolak dijadikan budak seksual. Belasan perempuan malang tersebut dipanggang di dalam kerangkeng besi dengan disaksikan ratusan warga kota Mosul, Irak.
ISIS menguasai wilayah Yazidi yang berada di wilayah selatan Irak sejak Agustus 2014 lalu. Sejak saat itu, sedikitnya 40 ribu warga yazidi terisolasi. Selain menjadikan perempuannya sebagai budak seks, mereka juga mengeksekusi laki-laki Yazidi yang dianggap membangkang.
"Mereka dihukum karena menolak menjadi budak seks militan ISIS. 19 perempuan dibakar hidup-hidup di depan ratusan orang," kata aktivis kemanusiaan Abdullah al Malla kepada Ara News.
"Tak seorang pun yang berani menyelamatkan mereka dari hukuman kejam tersebut," lanjutnya.
Sejak Agustus 2014, setidaknya 3 ribu lebih perempuan Yazidi diculik dan dijadikan pemuas nafsu anggota ISIS. Mereka menyebut kaum Yazidi sebagai penyembah setan.
Badan Pengawas Hak Asasi Manusia Iinternasional (HRW) mengatakan tindakan yang dilakukan ISIS tergolong aksi genosida atau pemusnahan satu kaum. (Dailymail)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana