Suara.com - Kelompok militan ISIS menembak mati penduduk yang berusaha melarikan diri dari kota Falluja, Suriah menyusul operasi militer yang dilakukan tentara pemerintah untuk merebut kota tersebut dari pemberontak.
"Diceritakan warga ada beberapa yang berusaha kabur dari Falluja dengan menyeberang sungai Euphrates," kata Dewan Pengungsi Norwegia (NRC) di Suriah dalam pernyataan resminya seperti dikutip laman The Guardian.
NRC bermarkas di kota Amriyat al Falluja. Lembaga ini menampung ribuan warga kota tersebut setelah dikepung tentara pemerintah Bashar al Assad.
"Ada beberapa orang yang tak diketahui identitasnya ditembak mati dan dibunuh karena berusaha menyeberang sungai tersebut," lanjut NRC.
Sungai Euphrates merupakan satu-satunya jalur melarikan diri paling aman bagi pendududk Falluja. Sebag, ISIS menanam ranjau dan bom di sekeliling kota tersebut.
Sebagian pengungsi yang berhasil kabur dan mencapai kamp pengunsian saat ini hidup serba kekuarngan dan tidur di udara terbuka. Sedikitnya masih ada 5 ribu lebih warga Fallujah yang dijadikan sandera ISIS.
Ketakutan kami terbukti, mereka (ISIS) menjadikan warga sipil target saat berusaha kabur," kata Ketua NRC Nasr Muflahi.
"Ini hal yang terburuk dan ketakutan kami terjadi terhadap Laki-laki, perempuan dan anak-anak di Fallujah," tutupnya. (The Guardian)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Mengapa 9 WNI Ditangkap Militer Israel? Kronologi, Misi, dan Jerat Hukum Internasional
-
Menlu Sugiono Geram, Kutuk Tindakan Israel yang Rendahkan Martabat 9 WNI
-
Leony Vitria 'Kuliti' Borok Sampah Tangsel: Anggaran Miliaran, Hasilnya Nol Besar?
-
LKPP Akui Sistem Belum User Friendly, Padahal Anggaran Pengadaan Capai Rp1.200 Triliun
-
Sedang Tidur Pulas, Gunawan Dihujani 9 Bacokan Celurit di Kontrakan Tomang
-
Pelapor Mafia Tanah Malah jadi Tersangka, Kini Pasrah Kehilangan Harta
-
Menteri LH: Sampah Organik Jadi Kunci Utama Penurunan Emisi Metana Indonesia
-
9 WNI Bebas dari 'Neraka' Penjara Ktziot Israel, Alami Kekerasan dan Pelecehan
-
Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Geger Dugaan Tender Janggal Kemenkes Rp267 M di RSUD Rodo Fabo, Gugatan PTUN Bergulir