Suara.com - Kelompok militan ISIS menembak mati penduduk yang berusaha melarikan diri dari kota Falluja, Suriah menyusul operasi militer yang dilakukan tentara pemerintah untuk merebut kota tersebut dari pemberontak.
"Diceritakan warga ada beberapa yang berusaha kabur dari Falluja dengan menyeberang sungai Euphrates," kata Dewan Pengungsi Norwegia (NRC) di Suriah dalam pernyataan resminya seperti dikutip laman The Guardian.
NRC bermarkas di kota Amriyat al Falluja. Lembaga ini menampung ribuan warga kota tersebut setelah dikepung tentara pemerintah Bashar al Assad.
"Ada beberapa orang yang tak diketahui identitasnya ditembak mati dan dibunuh karena berusaha menyeberang sungai tersebut," lanjut NRC.
Sungai Euphrates merupakan satu-satunya jalur melarikan diri paling aman bagi pendududk Falluja. Sebag, ISIS menanam ranjau dan bom di sekeliling kota tersebut.
Sebagian pengungsi yang berhasil kabur dan mencapai kamp pengunsian saat ini hidup serba kekuarngan dan tidur di udara terbuka. Sedikitnya masih ada 5 ribu lebih warga Fallujah yang dijadikan sandera ISIS.
Ketakutan kami terbukti, mereka (ISIS) menjadikan warga sipil target saat berusaha kabur," kata Ketua NRC Nasr Muflahi.
"Ini hal yang terburuk dan ketakutan kami terjadi terhadap Laki-laki, perempuan dan anak-anak di Fallujah," tutupnya. (The Guardian)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
Terkini
-
Makin Canggih tapi Jangan Terlalu Percaya, 92 Ribu Serangan Menyamar sebagai Layanan AI
-
Sidang Febrie Adriansyah: Ahli UGM Sebut Trading in Influence Belum Bisa Jadi Pasal Dakwaan
-
Saksi Lihat Kepulan Asap Saat Pesawat Sukhoi Keluar Jalur, Nyaris ke Jalan Raya
-
4 Mesin Cuci Hemat Listrik Terbaik: Watt Kecil, Fitur Canggih
-
Ulasan Novel False Beat, Kisah Manajer Amatir dan Vokalis Band Berwajah Dua
-
Bukan Adegan Film! Aksi Spiderman Lompat dan Hantam Jake Lang Pelaku Pembakar Al Quran
-
Gaji PPPK Guru Bakal Dibayar Pusat, Bagaimana Nasib Nakes?
-
Bongkar Aktor Intelektual Karhutla, DPR Desak Audit Korporasi Pelaku Pembakaran Hutan
-
RAPBN 2027: Defisit Anggaran Turun, Tapi Pemerintah Tarik Utang Baru Rp 876 Triliun
-
Asap di Udara Kita, Uangnya di Bank Mereka: Hipokrasi Kebakaran Kalimantan